Bagi Persib, kekalahan ini pahit. Tolic mengakui timnya baru menunjukkan kualitas yang diharapkan di 30 menit terakhir, tetapi satu kesalahan di injury time dihukum mahal. Rivalitas klasik ini sekali lagi menunjukkan bahwa El Clasico Indonesia jarang selesai tanpa drama.
Bagi The Jakmania, malam itu terasa seperti kepulangan. Setelah bertahun-tahun menunggu duel ini kembali digelar di rumah sendiri, gol telat Mamut menjadi penutup yang layak. Persija pulang membawa tiga poin, dan SUGBK kembali menjadi panggung kemenangan Macan Kemayoran.(*)
