GARUT — Bupati Garut Abdusy Syakur Amin memastikan proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut akan dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta.
Dari hasil pemetaan kinerja dan potensi aparatur, terdapat sembilan nama yang telah masuk dalam laporan awal calon Sekda.
Syakur mengatakan, pemetaan calon Sekda dilakukan dengan menggunakan konsep 9 box, yakni metode untuk melihat kombinasi antara kinerja dan potensi seorang aparatur.
Baca Juga:Hasil Panen Jagung di Cibatu Garut Anjlok Akibat KekeringanTerseret Arus Pantai Karangpapak Garut, Satu Wisatawan Ditemukan Meninggal di Kawasan Muara Kancil
“Kita kan menggunakan manajemen talenta, di mana kita menggunakan yang namanya kinerja 9 box. 9 box itu kita hanya akan mengajukan 8 box,” ujar Abdusy Syakur.
Menurutnya, sebagian besar kandidat memiliki kinerja dan potensi yang baik, bahkan berada di atas rata-rata. Namun, terdapat pula kandidat yang memiliki salah satu aspek pada kategori cukup.
Ia menyebutkan bahwa kondisi tersebut tetap menjadi pertimbangan karena pihaknya menghargai proses serta perjalanan karier para aparatur sipil negara yang menjadi kandidat.
“Barangkali kita menghargai karier yang dimiliki oleh para calon Sekda,” ucapnya.
Syakur menegaskan bahwa proses seleksi nantinya akan dilakukan secara objektif dan menyeluruh. Pemerintah Kabupaten Garut juga telah menyiapkan Surat Keputusan (SK) terkait pembentukan panitia seleksi (pansel).
“Kita harus objektif, komprehensif dan juga menyeluruh sehingga kita dapatkan profiling calon Sekda yang terbaik,” tegasnya.
Selain aspek kompetensi dan rekam jejak, Syakur mengatakan terdapat pertimbangan lain dalam menentukan Sekda Garut.
Baca Juga:Kebakaran Melanda Pasar Andir Bayongbong, 5 Kios Hangus TerbakarDugaan Korupsi KUR BRI di Purwakarta: Tiga Orang Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp3,4 Miliar
Menurutnya, Sekda nantinya akan menjadi salah satu mitra kerja utama bupati dan wakil bupati dalam menjalankan pemerintahan daerah. Karena itu, aspek sinergitas juga menjadi perhatian dalam proses penilaian.
“Tapi satu hal lagi, calon Sekda itu kan adalah partner saya dan wakil bupati, jadi kami ada penilaian-penilaian yang mengedepankan sinergitas di antara kita semua,” ungkapnya.
Syakur menyebut saat ini telah terdapat laporan mengenai sembilan nama calon Sekda. Namun, seluruh nama tersebut masih akan memasuki tahapan proses seleksi dalam waktu dekat.
Ia juga memastikan seleksi calon Sekda tidak membuka peluang bagi kandidat dari luar Pemerintah Kabupaten Garut. Hal tersebut sejalan dengan penerapan manajemen talenta yang mengutamakan pengembangan dan pemetaan aparatur dari internal.
