Penumpang KRL Wanita Berlindung di Dalam Gerbong Saat Massa Demo Tak Kondusif

(Disways)
Penumpang perempuan KRL merunduk dan berlindung dari massa demo ricuh (Disways)
0 Komentar

RADARGARUT– Suasana tegang menyelimuti jalur kereta api antara Stasiun Palmerah dan Tanah Abang pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Kerumunan massa aksi demo yang memenuhi pelintasan di kawasan tersebut membuat para penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, khususnya di gerbong khusus wanita, merasa terancam dan memilih berlindung di dalam rangkaian kereta.

Video yang beredar melalui akun Instagram @jkt.spot memperlihatkan kondisi mencekam di dalam gerbong. Para penumpang terlihat menunduk dan berusaha melindungi diri.

Baca Juga:Diduga Provokator, Pria Membawa Golok Jadi Sasaran Massa Demo 27 Agustus 2026 di Depan Gedung DPR7 Tips Pengamanan Gempa Bumi yang Wajib Diketahui: Jaga Keselamatan Keluarga dengan Langkah Faktual dari BMKG

Beberapa di antaranya tampak waspada terhadap benda-benda yang dilempar dari arah luar menuju jendela kereta. Situasi ini terjadi saat massa yang semula melakukan aksi di sekitar Gedung DPR bergerak dan memenuhi jalur kereta, membuat suasana di sekitar pelintasan semakin tidak kondusif.

Kejadian tersebut langsung berdampak pada operasional KRL. PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) segera melakukan rekayasa perjalanan untuk menjaga keselamatan penumpang dan petugas.

Berdasarkan keterangan resmi yang diunggah di akun X KAI Commuter, tiga perjalanan Commuter Line yang semula menuju Tanah Abang hanya dilayani hingga Stasiun Palmerah.KA 1767D relasi Parungpanjang–Tanah Abang hanya beroperasi sampai Palmerah, lalu kembali sebagai KA 7100D dengan rute Palmerah–Parungpanjang.

Begitu pula KA 1769D relasi Rangkasbitung–Tanah Abang yang hanya sampai Palmerah sebelum kembali sebagai KA 1770D menuju Rangkasbitung. Sementara KA 1771D relasi Rangkasbitung–Tanah Abang juga dihentikan di Palmerah dan selanjutnya beroperasi sebagai KA 1772D relasi Palmerah–Parungpanjang.

Langkah ini diambil karena kondisi di jalur Palmerah–Tanah Abang dinilai berisiko jika kereta terus melaju melewati kerumunan massa. PT KAI Commuter mengimbau seluruh penumpang untuk mengikuti arahan petugas di stasiun demi menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.

Penumpang yang semula berencana turun di Tanah Abang atau melanjutkan perjalanan ke arah tersebut diminta menyesuaikan rencana perjalanan mereka.

Insiden ini menjadi bagian dari rangkaian dampak aksi demo yang berlangsung di kawasan Senayan dan sekitarnya pada hari yang sama.

Baca Juga:Polisi Amankan Sejumlah Orang Jelang Demo 27 Agustus 2026Cuaca Garut Hari Ini 27 Agustus 2026: Berawan Mendominasi, Suhu Sejuk di Pegunungan hingga Hangat di Pesisir

Selain jalur kereta, beberapa moda transportasi lain juga terdampak, termasuk operasional Transjakarta di Stasiun Palmerah yang sempat dihentikan. Penumpang di Stasiun Tanah Abang sempat menumpuk karena beberapa perjalanan KRL tertunda atau dialihkan.

0 Komentar