GARUT – Tim SAR Gabungan menemukan satu dari tiga wisatawan yang terseret arus di kawasan Pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Rabu (26/8/2026). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian memasuki hari kedua.
Korban diketahui bernama Murdani Siahaan (18), warga Aceh Tenggara. Ia ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan Muara Kancil, sekitar 800 meter hingga 1 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian.
Kasat Polairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin mengatakan, pencarian hari kedua dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan melibatkan Sat Polairud Polres Garut, Polsek Cikelet dan unsur SAR gabungan.
Baca Juga:Kebakaran Melanda Pasar Andir Bayongbong, 5 Kios Hangus TerbakarDugaan Korupsi KUR BRI di Purwakarta: Tiga Orang Jadi Tersangka, Negara Rugi Rp3,4 Miliar
Tim melakukan penyisiran melalui jalur darat sejauh kurang lebih 4 kilometer ke arah barat dengan mengikuti arah angin. Pencarian juga didukung kapal patroli, satu unit mobil Jeep, dua kendaraan ATV dan kapal nelayan.
“Setelah melakukan penyisiran selama beberapa jam, sekitar pukul 11.00 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan satu orang korban yang terdampar di sekitar Muara Kancil dalam kondisi meninggal dunia (MD),” kata Aep.
Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk untuk menjalani proses identifikasi oleh tim medis.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, membenarkan penemuan tersebut. Menurutnya, korban ditemukan sekitar 800 meter dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.
“Pada pukul 11.00 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan satu korban atas nama Murdani Siahaan. Korban ditemukan sekitar 800 meter dari lokasi kejadian dan selanjutnya dievakuasi menuju RSUD Pameungpeuk,” ujar Ade Dian Permana.
Dalam kejadian tersebut, tiga wisatawan dilaporkan terseret arus, yakni Irfan Nababan (18), Murdani Siahaan (18) yang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, serta Ardi M. Nababan (27).
Ade mengatakan, operasi SAR masih terus dilakukan untuk menemukan dua korban lainnya dengan mengoptimalkan seluruh unsur dan peralatan yang tersedia. Keselamatan personel tetap menjadi perhatian selama proses pencarian.
Baca Juga:BRI Gelar Semarak Merah Putih Kemerdekaan di Desa BRILIAN Sukalaksana GarutDilema Penataan Pasar Baru Garut, Dapur Pedagang Terancam Padam
Ia juga mengimbau masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai untuk memperhatikan kondisi cuaca, gelombang, dan arus laut serta mematuhi arahan petugas keselamatan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun wisatawan yang beraktivitas di kawasan pantai agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, gelombang dan arus laut serta mematuhi arahan petugas keselamatan. Jangan memaksakan diri untuk berenang atau beraktivitas di area yang berbahaya,” tutup Ade.
