Lahan Perhutani di Pakenjeng Terbakar, Polisi dan Warga Padamkan Api Secara Manual

istimewa
MANUAL. Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Area tersebut didominasi semak belukar, kayu mati, serta material kering yang mudah terbakar.
0 Komentar

GARUT – Kebakaran melanda kawasan lahan Perhutani di Blok Mala Tilu, Kampung Gerenung, Desa Talagawangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Kamis (27/8/2026). Api yang membakar area sekitar satu hektare berhasil dipadamkan setelah petugas bersama warga melakukan penanganan secara manual.

Kapolsek Pakenjeng Iptu H. Muslih Hidayat turun langsung ke lokasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Perhutani, pemerintah desa serta masyarakat setempat.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya untuk mencegah api merembet ke area yang lebih luas.

Baca Juga:Lantik 303 Pegawai dan Pejabat, Kakanwil Ditjenpas Jabar: Jadi Agen Perubahan, Jaga Marwah KemenimipasPerhutani dan BKSDA Garut Perkuat Sinergi Konservasi Hutan dan Perlindungan Satwa Liar

Berdasarkan hasil pengecekan, titik kebakaran berada di kawasan yang cukup jauh dari permukiman warga. Jarak lokasi dengan rumah penduduk diperkirakan sekitar tiga kilometer.

“Dari hasil pengecekan di lokasi, kebakaran berada cukup jauh dari permukiman warga, yaitu sekitar tiga kilometer, sehingga tidak sampai membahayakan masyarakat,” ujar Muslih.

Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Area tersebut didominasi semak belukar, kayu mati, serta material kering yang mudah terbakar.

Sebagian besar kawasan merupakan lahan kosong yang tidak sedang digarap. Hanya terdapat sedikit pohon berukuran besar di sekitar titik kebakaran.

Petugas bersama masyarakat kemudian melakukan penyekatan dan pemadaman secara manual hingga api akhirnya dapat dikendalikan.

Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kebakaran juga tidak sampai merusak permukiman maupun bangunan milik warga.

Setelah api berhasil dipadamkan, kepolisian berkoordinasi dengan RPH Halimun, pemerintah desa, Perhutani, serta unsur terkait lainnya untuk melakukan pemantauan lanjutan.

Baca Juga:3 Wisatawan yang Tenggelam Ditemukan, Operasi SAR Resmi DitutupPasar Andir Bayongbong Terbakar, 5 Kios Hangus, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api, terutama karena kondisi lahan dipenuhi semak dan material kering yang berpotensi kembali terbakar.

“Penyebab kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam proses pendalaman,” ucapnya.

Polsek Pakenjeng memastikan pemantauan terhadap kawasan terdampak akan terus dilakukan bersama unsur terkait guna mengantisipasi kebakaran susulan sekaligus menjaga keamanan masyarakat di sekitar kawasan hutan. (*)

0 Komentar