Dinkes Pastikan RSUD Limbangan Tidak Mangkrak, Target Operasional 2028

istimewa
Dinkes Pastikan RSUD Limbangan Tidak Mangkrak, Target Operasional 2028
0 Komentar

“Kalau ruangan pelayanan secara umum sudah selesai, tinggal perapihan dan memfungsikan. Yang belum selesai secara fisik terutama ruang-ruang penunjang seperti ruang mayat, gizi, laundry, sterilisasi, dan beberapa fungsi toilet,” sebutnya.

Selain penyelesaian bangunan, tantangan terbesar menjelang operasional RSUD Limbangan adalah pemenuhan sumber daya manusia.

Selain itu, ia memastikan bahwa sebagian peralatan medis disebut telah tersedia, termasuk tempat tidur pasien. Namun, kebutuhan tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis masih harus dipersiapkan secara matang.

Baca Juga:Cegah Stunting dan Dorong UMKM, KKN Unpad Luncurkan Program SACANGKIR KOPI di WanajayaPolres Garut Siagakan Personel di Titik Nobar Final Piala Presiden Persib vs Persebaya

“Alat-alat medis sebagian sudah ada, seperti bed. Justru yang paling berat adalah SDM, terutama dokter spesialis,” katanya.

Yodi mengatakan persoalan pemenuhan tenaga kesehatan semakin menantang karena adanya kebijakan yang membatasi penambahan pegawai ASN. Karena itu, Dinas Kesehatan harus mengoptimalkan tenaga yang sudah ada tanpa mengganggu pelayanan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya.

“Kita harus memberdayakan SDM yang ada dan menyesuaikan dengan kondisi yang tersedia, tetapi jangan sampai mengganggu pelayanan di tempat lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan RSUD Limbangan merupakan salah satu proyek strategis daerah Kabupaten Garut. Dalam proses pembangunannya, proyek tersebut juga mendapatkan pendampingan dari aparat penegak hukum, yakni Kejaksaan Negeri Garut.

“Pendampingan dilakukan agar setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai aturan serta dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (*)

0 Komentar