Pembangunan Koridor Jalan Percepat Akses dan Pengembangan Wilayah Garut Selatan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail
0 Komentar

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut terus mendorong pembangunan koridor Jalan Pamalayan–Cikarang–Cimahi sebagai salah satu akses strategis yang akan membuka konektivitas menuju wilayah Garut selatan.

Proyek tersebut dinilai akan memberikan dampak besar terhadap sektor pertanian, energi, hingga pariwisata.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail atau yang akrab disapa Agis, mengatakan Jalan Pamalayan–Cikarang–Cimahi merupakan salah satu koridor utama yang akan menghubungkan jalur Provinsi Jawa Barat, yakni ruas Talegong–Cisewu, dengan jalur nasional lintas selatan (Bansela).

Baca Juga:Berusaha Kabur Usai Bacok Keponakan, Pelaku Ditemukan Polisi Bersembunyi di Balik Pohon JagungDamkar Garut Terima Bantuan Mobil Tangki Air 8.000 Liter dari TNI AD

“Koridor ini akan memangkas jarak sekitar 10 hingga 15 kilometer. Selain itu, waktu tempuh juga akan lebih singkat, sehingga mobilitas masyarakat maupun distribusi barang akan semakin efisien,” ujar Agis.

Menurutnya, pembangunan akses baru tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam mendorong pemerataan pembangunan wilayah.

Koridor baru diharapkan mampu mendukung pengembangan kawasan yang memiliki potensi swasembada pangan, swasembada energi, serta sektor pariwisata.

Ia menjelaskan, selain Jalan Pamalayan–Cikarang–Cimahi, pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah koridor baru lainnya di wilayah selatan.

Di antaranya koridor Puncak Kamojang–Cisewu–Samudrajaya, jalur Banjarwangi–Pamegatan–Singajaya hingga Cibalong, serta koridor lainnya yang akan semakin memperkuat jaringan jalan menuju kawasan selatan Garut.

“Semakin banyak akses yang dibuka, semakin besar pula potensi pengembangan wilayah yang bisa digerakkan, baik di sektor pertanian, pangan, energi maupun pariwisata,” jelasnya.

Agis menambahkan, penanganan awal pembangunan jalan tersebut telah berjalan melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Baca Juga:Dishub Garut: Kawasan Parkir Jalan Pahlawan Masih Tahap PerencanaanPolres Garut Bongkar Peredaran Ribuan Obat Keras Ilegal, Satu Pelaku Ditangkap

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Garut juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat guna memperoleh dukungan pendanaan.

Menurutnya juga, peluang pendanaan juga terbuka melalui skema yang diatur dalam Inpres Nomor 11 Tahun 2025 mengenai percepatan pembangunan infrastruktur.

Dengan terbukanya koridor-koridor baru, Agis optimistis kunjungan wisatawan ke wilayah Garut Selatan akan terus meningkat.

Selama ini, kawasan selatan dikenal dengan destinasi pantainya, namun ke depan akses yang lebih baik diyakini akan membuka berbagai objek wisata baru yang sebelumnya sulit dijangkau.

0 Komentar