Dodol Berhasil Tarik Perhatian Wisatawan Mancanegara Peserta Garut International Kite Festival

Mengapa Dodol Garut Selalu Jadi Oleh-oleh Wajib Wisatawan?
Mengapa Dodol Garut Selalu Jadi Oleh-oleh Wajib Wisatawan?
0 Komentar

RADARGARUT– Kekayaan budaya dan kuliner khas Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan dunia.

Di sela rangkaian Garut International Kite Festival 2026, puluhan peserta dan observer dari 14 negara melakukan kunjungan industri ke pabrik sekaligus pusat produksi Dodol Garut Picnic, salah satu ikon kuliner legendaris yang telah dikenal puluhan tahun.

Kunjungan ini menjadi bagian penting dari upaya memperkenalkan potensi ekonomi kreatif, industri pangan, dan warisan kuliner Garut kepada masyarakat internasional.

Baca Juga:Harga Emas Naik Hari Ini, Simak Daftarnya!MK Putuskan: Dana Pendidikan Tak Boleh Lagi Dipakai untuk Program MBG Mulai APBN 2028

Para peserta tampak sangat antusias menyaksikan secara langsung seluruh proses pembuatan Dodol Picnic, mulai dari pemilihan bahan baku berkualitas, proses pengolahan modern yang tetap mempertahankan cita rasa tradisional, hingga tahap pengemasan produk yang kini telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Utama sekaligus Owner Dodol Garut Picnic, H. Ato Hermanto, menyambut hangat kedatangan para tamu mancanegara. Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Garut dan panitia festival yang telah memasukkan kunjungan industri sebagai bagian dari agenda internasional.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan peserta dari 14 negara. Kunjungan ini menjadi kesempatan emas untuk memperkenalkan identitas Garut melalui produk kuliner yang telah menjadi bagian dari sejarah dan budaya masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, promosi daerah melalui kegiatan berskala internasional tidak cukup hanya menampilkan atraksi budaya atau destinasi wisata. Produk unggulan yang menjadi kebanggaan masyarakat juga harus diperkenalkan secara langsung.

“Dodol Garut adalah salah satu ikon daerah yang telah dikenal puluhan tahun. Kami berharap para tamu internasional tidak hanya menikmati cita rasanya, tetapi juga membawa cerita tentang Garut ke negara masing-masing. Inilah bentuk promosi yang sangat efektif karena mereka akan menjadi duta yang mengenalkan Garut kepada dunia,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta memperoleh penjelasan mendalam mengenai sejarah dodol, proses inovasi produk, penerapan standar mutu, hingga strategi perusahaan dalam mempertahankan kualitas di tengah perkembangan industri makanan nasional.

Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para peserta aktif mengabadikan proses produksi, mencicipi berbagai varian dodol, serta membeli produk sebagai buah tangan untuk dibawa pulang ke negara asal.

0 Komentar