Harga Pakan Lele Melonjak, Sejumlah Peternak Ikan di Bayongbong Garut Pilih Gulung Tikar

Salah satu peternak ikan di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Garut. (Feri/Radar Garut)
Salah satu peternak ikan di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Garut. (Feri/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT — Kenaikan harga pakan ikan lele mulai dirasakan berat oleh sejumlah peternak di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Kondisi tersebut membuat biaya produksi meningkat, sementara keuntungan yang diperoleh peternak semakin menipis.

Sejumlah peternak bahkan memilih menghentikan usaha budidaya ikan lele karena keuntungan yang didapatkan dinilai tidak lagi sebanding dengan waktu dan tenaga yang harus dikeluarkan selama proses pemeliharaan.

Kenaikan harga pakan disebut telah berlangsung secara bertahap dalam dua bulan terakhir. Kondisi ini menjadi salah satu persoalan yang cukup memengaruhi keberlangsungan usaha peternakan ikan lele di tingkat masyarakat.

Baca Juga:Korsleting Listrik Picu Hanguskan Rumah di Cilawu Garut, Kerugian Tembus Rp150 Juta10 Nama Lolos Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Garut Masa Kerja 2026-2031

Ende, salah seorang peternak ikan lele di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, mengaku memutuskan untuk berhenti beternak ikan lele.

Keputusan tersebut diambil lantaran keuntungan yang diperoleh mengalami penurunan signifikan setelah harga pakan mengalami kenaikan.

“Harga pakan dari yang awalnya 370 ribu per karung (30kg) sekarang harganya sekitar 420 ribu,” ujar Ende.

Menurutnya, selisih harga tersebut cukup besar jika dikalkulasikan dengan kebutuhan pakan selama satu siklus budidaya. Meskipun masih menghasilkan keuntungan, margin yang diperoleh dinilai terlalu kecil jika dibandingkan dengan waktu dan tenaga yang dikeluarkan.

“Memang tidak sampai rugi, masih ada untungnya, tapi untung yang didapatkan sangat minim tidak imbang dengan kerugian waktu dan tenaga selama ternak 3 bulan,” ujar Ende.

Keluhan serupa disampaikan peternak lainnya, H. Rukman, warga Kampung Cijelereun, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.

Rukman menjelaskan, kenaikan harga pakan ikan lele sudah dirasakan sejak sekitar dua bulan terakhir. Harga yang sebelumnya berada di kisaran Rp370 ribu per karung ukuran 30 kilogram, kini telah menembus kisaran Rp410 ribu hingga Rp420 ribu.

Baca Juga:250 Becak Listrik Tiba di Garut, Segera Disalurkan untuk Pengayuh BecakWarga Desa Sukarasa Samarang Olah Sampah Mandiri, Petugas Harapkan Perhatian Kesejahteraan dari Pemkab Garut

“Sekarang itu harganya berkisar 410 sampai 420 ribu dari sebelumnya hanya 370 ribu per karung ukuran 30 kg,” ujar Rukman.

Besarnya kebutuhan pakan membuat kenaikan harga tersebut secara langsung berdampak terhadap biaya produksi. Rukman menjelaskan, untuk setiap 1.000 ekor ikan lele hingga masa panen, dibutuhkan kurang lebih empat karung pakan.

Saat ini, Rukman memiliki sekitar 10.000 ekor ikan lele. Dengan jumlah tersebut, kebutuhan pakan hingga masa panen diperkirakan mencapai sekitar 40 karung.

0 Komentar