GARUT – Jajaran Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Garut mengikuti Apel Bersama Bulan Juli 2026 di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan secara virtual dari Aula Rutan Garut, Senin (27/7/2026).
Apel tersebut turut diikuti jajaran Kementerian Hukum, Kementerian Hak Asasi Manusia, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dari berbagai wilayah di Indonesia.
Kegiatan diikuti oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, para menteri dan wakil menteri, pimpinan tinggi, kepala kantor wilayah, kepala unit pelaksana teknis, serta seluruh pegawai di lingkungan kementerian terkait.
Baca Juga:Lahan TPU di Pasirwangi Garut Terbakar, Api Padam Setelah Satu Setengah JamPentingnya Olahraga bagi Kesehatan Mental: Perspektif Filsafat Psikologi
Apel bersama menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, soliditas, dan kesamaan langkah dalam melaksanakan tugas pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Sekretaris Jenderal Kementerian Hak Asasi Manusia mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, dan membangun kolaborasi antarsatuan kerja.
Seluruh aparatur juga diminta mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah melalui pola kerja yang efektif, akuntabel, serta berorientasi pada hasil.
Apel bersama dinilai penting untuk menyelaraskan semangat, arah kebijakan, dan komitmen seluruh pegawai di tengah berbagai tantangan organisasi dan tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang.
Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Muchamad Ismail, mengatakan keikutsertaan jajarannya dalam apel bersama merupakan bagian dari upaya menjaga kesamaan visi dan memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan pemasyarakatan.
Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kekompakan, kedisiplinan, komunikasi, dan komitmen seluruh pegawai dalam menjalankan tugas.
“Apel bersama ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan organisasi dibangun melalui sinergi, disiplin, tanggung jawab, dan komitmen seluruh insan kementerian,” kata Ismail.
Baca Juga:Musim Kemarau, Warga Harus Waspadai Potensi KebakaranBima Arya: Generasi Z Jadi Penentu Indonesia Maju pada 2045
Ia menegaskan, Rutan Garut siap mendukung setiap kebijakan pemerintah dan kementerian, khususnya dalam bidang pelayanan tahanan, pembinaan warga binaan, pengamanan, serta pemenuhan hak-hak dasar.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, dan pengamanan secara profesional, akuntabel, humanis, dan berintegritas,” tegasnya.
Ismail menilai tantangan pemasyarakatan semakin kompleks sehingga seluruh petugas dituntut mampu bekerja secara adaptif, responsif, dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan.
