GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut, terus mematangkan terkait persiapan gelaran Garut Kite Internasional Festival (GIKF) tahun 2026 yang berlokasi di Agro Wisata Tepas Papandayan, Kecamatan Cisurupan.
Tak hanya persiapan teknis, persiapan kantor parkir serta pengaturan lalu lintas pun akan disiapkan oleh Dinas Perhubungan, agar arus lalu lintas menuju lokasi tidak krodit yang bisa menimbulkan kemacetan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Satriabudi, mengatakan bahwa untuk gelaran GIKF 2026 akan dirapatkan dengan Polres terkait kantong parkir.
Baca Juga:Pembukaan Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Garut Periode 2026–2031 Resmi DiumumkanDisparbud Dorong Perbaikan Infrastruktur Wisata Garut
“Untuk kegiatan Festival Layang-layang Dunia itu, kita kemarin sudah koordinasi dengan panitia yang dikomandani oleh Dinas Pariwisata, dan ini akan dirapatkan dahulu dengan Polres keterkaitan dengan kantong parkir,” ujarnya.
Ia menyebutkan, untuk kantong parkir pada acara GIKF 2026 terdapat 3 alternatif lokasi parkir yang akan disediakan, di Alun-alun Cisurupan, di lokasi Tepas Papandayan, hingga di Gunung Jaya.
“Jadi ada kantong parkir nanti nya itu ada tiga alternatif. Yang pertama di Alun-alun Cisurupan, kedua di lokasi Tepas Papandayan, ketiga di Gunung Jaya,” sebutnya.
Satriabudi menjelaskan, lokasi parkir di Gunung Jaya terlalu jauh, sehingga pihak panitia akan menyiapkan kendaraan Shuttle untuk penjemputan wisatawan yang akan menyaksikan GIKF tersebut.
“Nah, di Gunung Jaya agak sedikit jauh, tapi itu pun ada Shuttle, ada fasilitas Shuttle yang disiapkan oleh panitia, ya semacam penjemputan untuk memudahkan atau memfasilitasi para pengunjung yang akan melihat kegiatan,” jelasnya.
Lebih jauh, kata dia, untuk kapasitas disetiap lokasi parkir akan dipetakan, dan diperkirakan menampung sebanyak 200 kendaraan.
“Cukup lumayan, lumayan cukup banyak kemudian kita petakan, ya informasi sementara dari panitia sekitar 200 kendaraan jadi kita akan petakan nanti, mungkin setelah rapat,” katanya.
Baca Juga:DLH Garut Dorong Gerakan Bersih Lingkungan Digelar Dua Pekan SekaliPemkab Garut Usulkan Delapan Ruas Jalan ke Pemerintah Pusat untuk Diperbaiki
Selain kantong parkir, Satriabudi mengatakan, pihak Dishub akan menyiapkan rambu-rambu petunjuk agar arus lalu lintas tetap lancar.
“Ya kita siapkan rambu-rambu petunjuk, pada saat ini kalau masih penuh atau arus lalu lintas bisa kita coba. Karena ada satu jalan yang cukup satu mobil yang nanti tembusnya ke jalan-jalan pepandayan juga,” ungkap dia.
Ia menambahkan, untuk di Jalan Raya Cikajang-Garut atau Jalan Provinsi di sekitar Alun-Alun Cisurupan tidak akan ada rekayasa lalulintas, hanya cukup dengan pengaturan saja.
