GARUT – Kabupaten Garut seringkali dijadikan tempat kunjungan wisata oleh para wisatawan lokal maupun dari luar Garut, bahkan kunjungan dari mancanegara.
Namun, kondisi sekarang Garut tidak memiliki space atau tempat untuk mengadakan acara berskala besar, dan hal tersebut sangat disayangkan karena akan meningkatkan PAD pada sektor pariwisata.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika.
Baca Juga:Pemkab Garut Usulkan Delapan Ruas Jalan ke Pemerintah Pusat untuk DiperbaikiDisdik Garut Akui Kualitas Pendidikan Belum Optimal, 400 Sekolah Tanpa Kepala Definitif
Menurutnya, Garut belum memiliki fasilitas yang memadai untuk menggelar acara berskala besar. Karena itu, GIKF 2026 diharapkan menjadi dorongan bagi Pemkab Garut untuk meningkatkan sarana pendukung ke depan.
“Nah ini juga kan sengaja kita coba dorong yang skala internasional supaya ini juga jadi perhatian semua. Karena ternyata venue-nya kita belum siap, infrastrukturnya kita belum siap, tapi kalau tidak kita mulai ini nggak akan siap-siap gitu,” ujarnya belum lama ini.
Dengan begitu, pihaknya terus mendorong kontribusi kepada Pemerintah Daerah untuk menyiapkan fasilitas tersebut, terutama infrastruktur dan venue.
“Jadi artinya kita harus push supaya memang ke depan, terutama infrastruktur dengan venue ini harus kita siapkan, kita tidak mungkin mengadakan acara-acara besar dengan kondisi yang sekarang ya,” kata Beni.
Beni menambahkan, Disparbud juga sebelumnya sudah berencana akan mengadakan event konser, dan beberapa pelaku usaha sudah siap, namun terkendala dengan fasilitas.
“Konser aja misalkan kita mau beberapa ini mengadakan acara, beberapa pelaku sudah mau ada yang di Garut, cuman kapasitas tempat, venue, gedung kan ya belum layak lah, belum layak untuk dijadikan konser yang sifatnya minimal nasional gitu ya,” pungkasnya. (*)
