GARUT – Ikon berupa tulisan besar “GARUT” yang sebelumnya terpasang di depan Kantor Bakorwil atau kawasan Alun-alun Garut kini dipindahkan ke depan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Garut.
Pemindahan tersebut sempat menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat karena tulisan itu dikenal sebagai salah satu penanda kawasan kota sekaligus lokasi yang kerap digunakan warga untuk berfoto.
Tulisan tersebut mulai tidak terlihat di lokasi semula sejak penyelenggaraan Kirab Mahkota Binokasih beberapa waktu lalu. Kondisi itu kemudian memunculkan spekulasi bahwa ikon tersebut dipindahkan karena adanya kegiatan kirab maupun kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Baca Juga:Kasus DBD di Garut Turun Tajam, dari 58 Menjadi Tiga Kasus165 Kebakaran Terjadi di Garut hingga 12 Juli 2026, Kerugian Tembus Rp12,16 Miliar
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, menegaskan pemindahan ikon tersebut tidak berkaitan dengan pelaksanaan Kirab Mahkota Binokasih. Relokasi tulisan “GARUT” disebut merupakan bagian dari rencana penataan yang telah disiapkan sebelumnya.
“Justru kenapa kita pindahkan ke sana, itu sebagai tindak lanjut dari rencana pemindahan yang sebelumnya sudah disiapkan,” tegasnya, kemarin.
Lokasi Baru Dinilai Lebih Menarik
Jujun menjelaskan, pemindahan dilakukan dengan mempertimbangkan fungsi dan penataan estetika perkotaan. Lokasi baru di depan Rutan Garut dinilai dapat membuat keberadaan tulisan tersebut terlihat lebih menarik dan mudah dinikmati masyarakat.
“Jadi kita pindahkan karena memang dari sisi fungsional dan estetika, di sudut itu lebih enak dipandang,” jelasnya.
Lokasi baru tersebut juga berdekatan dengan sejumlah elemen visual yang telah menjadi penanda kawasan Garut. Di sekitar Rutan terdapat mural bertema Kabupaten Garut serta tulisan “Welcome to Garut, Swiss van Java”.
Keberadaan berbagai elemen tersebut dalam satu kawasan dinilai dapat membentuk ruang visual yang lebih tertata. Masyarakat maupun wisatawan yang datang ke pusat kota juga dapat memanfaatkannya sebagai latar berfoto.
Diharapkan Melengkapi Penataan Kawasan
Menurut Jujun, pemandangan di sekitar lokasi baru ikut menjadi pertimbangan dalam proses pemindahan. Penempatan ikon “GARUT” diharapkan dapat melengkapi penataan kawasan sekaligus meningkatkan daya tarik sudut kota tersebut.
Baca Juga:Tim Sepak Bola Putri Garut Jadi Finalis Hydroplus Super League, Bupati Beri Apresiasi Rp15 JutaRisiko Kebakaran di TPA Pasirbajing Meningkat Selama Kemarau, DLH Garut Siapkan Langkah Mitigasi
“Terus di situ juga berkumpul, dari tulisan Welcome to Garut, kemudian mural, kemudian ini. Terus view-nya juga bagus,” pungkasnya.
