GARUT – Sebuah kandang ayam di Kampung Randukurung, RT 002 RW 008, Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, hangus terbakar pada Selasa (14/7/2026) pagi.
Kebakaran yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 07.09 WIB tersebut menghanguskan kandang berukuran 10 x 30 meter milik H. Apan. Seluruh bagian bangunan beserta barang-barang yang berada di dalamnya terdampak kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut, Usep Basuki Eko, mengungkapkan api pertama kali terlihat dari area penyimpanan pakan. Kobaran api kemudian merambat dengan cepat ke bagian lain hingga membakar seluruh kandang.
Baca Juga:Kasus DBD di Garut Turun Tajam, dari 58 Menjadi Tiga Kasus165 Kebakaran Terjadi di Garut hingga 12 Juli 2026, Kerugian Tembus Rp12,16 Miliar
Berdasarkan keterangan saksi dan pemeriksaan awal di lokasi, kebakaran diduga dipicu hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Namun, penyebab pasti kejadian masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Menurut keterangan saksi api muncul dari area pakan, lalu merambat ke seluruh area kandang. Dugaan sementara api muncul dari korsleting listrik,” ungkapnya saat dihubungi, kemarin.
Setelah menerima laporan, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut mengerahkan personel dari Mako Patriot menuju tempat kejadian. Sebanyak tiga unit kendaraan pemadam dan 10 petugas diterjunkan untuk menangani kebakaran tersebut.
Petugas melakukan pemadaman sekaligus mencegah api merambat ke area lain di sekitar kandang. Setelah kobaran berhasil dikendalikan, proses dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
Tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, pemilik kandang mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
“Total kerugiannya keseluruhan mencapai ±Rp300.000.000,” jelasnya.
Kerugian tersebut mencakup bangunan kandang dan berbagai barang yang berada di dalamnya. Hingga penanganan selesai, belum terdapat keterangan lebih terperinci mengenai jumlah ternak maupun jenis perlengkapan yang terdampak.
Seluruh rangkaian pemadaman dan pembuatan berita acara pemeriksaan telah diselesaikan. Setelah dilakukan pengecekan akhir oleh petugas, situasi di lokasi kebakaran dinyatakan aman. (*)
