Penyidik masih mendalami latar belakang MY, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain. Aksi ini sempat menyebabkan keresahan di masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi anak-anak.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan tidak menyebarkan informasi yang menimbulkan kepanikan.
“Dunia pendidikan harus kita jaga bersama. Jangan biarkan aksi tidak bertanggung jawab mengganggu proses pembelajaran putra-putri bangsa,” tegas Kombes Budi Hermanto.
Baca Juga:Penegak Hukum Jadi Tersangka Korupsi! Kronologi Kasus Mantan Jampidsus Febrie AdriansyahBiodiesel B50: Revolusi Energi Hijau Indonesia
Kasus ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman hoaks bom yang kerap muncul di berbagai sekolah.
Polda Metro Jaya berkomitmen menyelesaikan kasus ini secara tuntas agar tidak ada lagi aksi serupa yang mengganggu ketenangan masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, aktivitas di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal dengan pengawasan ketat dari aparat keamanan.(*)
