Syakur mengatakan pengaruh kenaikan BBM terhadap efisiensi anggaran daerah belum dapat terlihat secara jelas. Namun, program yang nilai anggarannya disusun berdasarkan harga sebelumnya dapat menghadapi perubahan kebutuhan biaya saat dilaksanakan.
Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah perlu memperhatikan perkembangan harga bahan baku dan jasa konstruksi. Evaluasi dapat dilakukan untuk memastikan setiap program tetap berjalan sesuai perencanaan tanpa mengurangi kualitas pekerjaan maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Karena pasti biaya pembangunan akan naik, karena bahan baku kemungkinan naik, tapi kan saya betul berharap bahwa dalam waktu dekat akan ada suasana yang lebih kondusif lagi,” pungkasnya. (*)
