PLN Sampaikan Permohonan Maaf Atas Masalah Listrik Masyarakat Belakangan Ini

(Istimewa)
PLN minta maaf pada masyarakat terkait pemadaman listrik (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– PT PLN (Persero) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa, termasuk Jawa Barat, dalam beberapa hari terakhir.

Pemadaman ini telah mengganggu aktivitas sehari-hari warga, mulai dari rumah tangga, usaha kecil, hingga layanan publik. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dalam pernyataannya menyatakan permohonan maaf.

“Kami atas nama PT PLN (Persero) ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya karena Pulau Jawa mengalami pemadaman bergilir,” ujarnya.

Baca Juga:Syarat dan Tabel Angsuran KUR BCA 2026 Rp100 Juta Tenor 1-5 TahunBGN Janjikan Efesiensi Anggaran MBG 70 Triliun Usai Mahasiswa Lakukan Demo

Ia menekankan bahwa tim PLN bekerja siang malam untuk mempercepat pemulihan sistem. Menurut penjelasan PLN, penyebab utama pemadaman adalah gangguan teknis pada dua pembangkit listrik besar yang dikelola oleh mitra swasta (Independent Power Producer/IPP).

Kedua pembangkit ini terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Jawa, sehingga kapasitas pasokan listrik menurun signifikan. Selain itu, terdapat kendala pasokan batu bara ke pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), yang memperburuk situasi.

Untuk menjaga keandalan sistem dan mencegah pemadaman total, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas dan terukur, yaitu pemadaman bergilir di beberapa daerah.

Pemadaman ini dilaporkan terjadi di berbagai wilayah Jawa Barat (seperti Bogor, Bekasi, Bandung, Garut), Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Durasi dan jadwal pemadaman bervariasi, tetapi kondisi ini bersifat sementara.

PLN telah melakukan beberapa langkah pemulihan, antara lain:

  • Penanganan langsung terhadap gangguan teknis pada pembangkit yang bermasalah.
  • Percepatan penyaluran batu bara kalori menengah ke PLTU di Jawa, dengan dukungan pemerintah dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
  • Optimalisasi pasokan dari pembangkit lain yang masih beroperasi.e3a9df

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, Gregorius Adi Triyanto, menambahkan bahwa sistem kelistrikan Jawa masih terkendali, meski mengalami penurunan kapasitas.

Pemadaman bergilir dilakukan sebagai langkah darurat untuk menyeimbangkan beban. PLN memastikan pemulihan akan dilakukan bertahap dan pemadaman akan dihentikan seiring membaiknya pasokan.

Peristiwa ini memicu keluhan dari masyarakat. Banyak warga melaporkan gangguan pada aktivitas belajar, bekerja, pengoperasian peralatan medis, serta usaha kecil seperti warung dan industri rumahan. Di Jawa Barat, pemadaman sempat dirasakan di beberapa kota besar dan kabupaten.

0 Komentar