4. Menikmati Makanan dan Dilarang Berpuasa
Salah satu ciri khas Hari Tasyrik adalah dilarangnya berpuasa, baik puasa sunnah maupun qadha. Rasulullah SAW bersabda:
“Hari-hari Tasyrik adalah hari makan dan minum serta berzikir kepada Allah.” (HR. Muslim).
Larangan ini mengajarkan umat Islam untuk menikmati nikmat rezeki Allah sebagai bentuk syukur, bukan berlebihan (israf), melainkan dengan penuh kesadaran.
Baca Juga:KCIC Beri Diskon 10% untuk Rombongan Naik Whoosh di Long WeekendBapanas Bertekad Jaga Harga Beras SPHP Tetap Stabil di Tengah Gejolak Mata Uang
5. Mensyukuri Nikmat dan Menjaga Hati
Di balik semua amalan, inti dari Hari Tasyrik adalah mensyukuri segala nikmat. Nikmati kebersamaan keluarga, distribusi daging kurban, dan hidangan lezat sebagai bekal untuk terus beribadah. Jauhi sikap boros dan perbuatan yang dapat mengurangi pahala.
Hari Tasyrik 28-29 Mei 2026 ini adalah kesempatan emas bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah. Di tengah kesibukan liburan, jangan lupakan esensi spiritualnya. Perbanyak takbir, doa, dan syukur agar libur Iduladha ini meninggalkan berkah yang mendalam.(*)
