GARUT – Libur panjang di sepanjang bulan Mei 2026 memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata di Kabupaten Garut.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Garut mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata hingga saat ini telah mencapai 48 persen dari target yang telah ditentukan.
Kepala Disparbud Garut, Beni Yoga mengatakan capaian tersebut melampaui target pemerintah daerah untuk periode hingga bulan Mei.
Baca Juga:Laga Penuh Sejarah, Harga Tiket Persib Vs Persijap MelonjakYudha Puja Turnawan Serap Aspirasi Perempuan Kepala Keluarga
“Alhamdulillah posisi sekarang PAD sudah di 48 persen. Dari target pemda sampai bulan ini sekitar 30 sampai 35 persen, tapi kita sudah hampir 50 persen,” ujarnya, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia mengaku optimistis capaian PAD dari sektor pariwisata tahun ini dapat mencapai target 100 persen hingga akhir tahun.
Menurutnya, selama libur panjang di bulan Mei 2026 terjadi peningkatan kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi wisata di Garut.
Salah satu objek wisata yang mengalami kenaikan jumlah pengunjung yakni Situ Bagendit.
“Selama libur Mei kemarin ada perubahan sedikit. Bagendit agak naik, mungkin karena daya jangkau atau jaraknya lebih memungkinkan untuk dikunjungi wisatawan,” ucapnya.
Sementara itu, destinasi wisata pantai tidak mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan seperti pada musim liburan besar lainya.
“Pantai kemarin tidak terlalu signifikan peningkatannya. Biasanya saat liburan besar atau liburan tahunan cukup tinggi, kemarin juga ada peningkatan tapi tidak terlalu signifikan,” imbuhnya.
Baca Juga:Banprov Jabar Untuk Desa Tahun 2026 Tinggal TPAPD, Anggaran Infrastruktur DihapusPeredaran Tramadol di Garut Makin Merajarela, Tokoh Agama Desak Semua Pihak Bertindak Serius
Ia menyebutkan, bahwa rata-rata jumlah kunjungan wisatawan selama libur panjang empat hari di bulan Mei mencapai sekitar 2.000 pengunjung.
Sementara itu, dalam menghadapi libur panjang Idul Adha mendatang, pihaknya kini mulai melakukan berbagai persiapan untuk menyambut wisatawan.
“Nanti ada lagi libur panjang Idul Adha, makanya sekarang kita sedang mempersiapkan. Memang libur Idul Adha tidak seperti Idul Fitri, tapi mudah-mudahan tetap berdampak terhadap wisata,” pungkasnya. (Ale)
