Dinsos Garut Ungkap Faktor Bullying dan Konsumsi Obat Terlarang Bisa Picu Gangguan Jiwa

Rizka/Radar Garut
Pasien gangguan jiwa yang berada di Rumah Singgah Dinsos Garut (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

Rumah Singgah di Dinsos Garut hanya tempat sementara, dengan waktu paling lama hanya 1 Minggu, yang tidak ada identitas oleh pihak tim respon sosial dilakukan iris mata kerja sama dengan team pajero Disdukcapil untuk mengetahui identitas nya.

Neneng juga mengungkapkan, banyak ODGJ dari luar Garut yang berkeliaran di Garut, bahkan ada juga asal Garut yang berada diluar Garut dan penjemputan biasanya dilakukan oleh Dinsos Garut, pihak keluarga, pihak desa, bahkan Dinsos Kabupaten/Kota tempat ODGJ berkeliaran tersebut.

“Kalau yang ODGJ kita banyak sih ada yang keluar dari kita, banyak yang masuk karena yang berkeliaran di Garut, ada juga ODGJ dari Garut ada yang di Jawa Tengah, Jawa Timur, kita jemput,” sambungnya.

Baca Juga:Alpukat Kelud Jadi Daya Tarik Petani GarutKorban Kebakaran di Garut Antre Bantuan Disperkim, Stok Bahan Bangunan Sempat Kosong Berbulan-bulan

Ia menegaskan, terkait kerangkeng yang ada di rumah singgah dinsos bukan untuk menahan klien selamanya, namun hanya untuk sementara waktu saja sebelum dirujuk ke RSJ.

“Bila mana ada klien dari jalanan yang tidak ada identitasnya, lalu klien tersebut ngamuk atau meresahkan, baru dimasukan ke kerangkeng. Semantara untuk ditindaklanjuti sehari atau dua hari sebelum dirujuk ke RSJ,” pungkasnya. (Rizka)

0 Komentar