Banyak netizen bertanya-tanya mengapa rambut yang tertutup hijab masih menjadi masalah, sementara tujuan utama aturan seragam adalah kerapian dan kesetaraan.
Pakar pendidikan menyarankan agar sekolah lebih mengedepankan pendekatan persuasif, konseling, dan komunikasi dengan orang tua daripada tindakan fisik yang berpotensi menimbulkan trauma jangka panjang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Garut masih terus melakukan koordinasi. Masyarakat menantikan langkah konkret, mulai dari permohonan maaf resmi hingga evaluasi aturan dan metode pembinaan di lingkungan pendidikan Garut agar kasus serupa tidak terulang di masa mendatang.
Baca Juga:DPRD Garut Bantah Isu Kelangkaan Gas Elpiji 3KGHarga Emas 5 Mei 2026: Stabil di Angka Rp 2.7 Juta
Tragedi kecil ini menjadi pengingat bahwa di balik semangat menegakkan disiplin, sekolah harus tetap menjaga nilai kemanusiaan dan perlindungan terhadap siswa sebagai generasi penerus bangsa.(*)
