Bank Sampah Garut Ajak Warga "Menabung" Limbah, Wujudkan Lingkungan Hijau dan Ekonomi Sirkular

(Istimewa)
DLH Garut ajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam program bank sampah (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut kembali menggelorakan semangat peduli lingkungan melalui program Bank Sampah Unit DWP.

Pada Selasa, 5 Mei 2026 mendatang, masyarakat diajak aktif menabung sampah di Pojok Edukasi Lingkungan (PUDING) DLH Kabupaten Garut mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB.

Kegiatan yang bertajuk “Bank Sampah” ini merupakan bagian dari upaya nyata Pemerintah Kabupaten Garut dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. Melalui program ini, sampah bukan lagi dibuang begitu saja, melainkan diubah menjadi tabungan masa depan yang bernilai ekonomi sekaligus menjaga kelestarian bumi.

Baca Juga:Bayar Pajak Praktis Pakai Aplikasi Digi Bank BJB: Lengkap, Cepat, Tanpa Antre!Ramalan Zodiak Taurus di Taurus Season 2026: Waktu Keberuntungan, Cinta, dan Transformasi Diri!

Berdasarkan pernyataan resmi DLH Garut, masyarakat diajak membawa sampah terpilah seperti plastik, kertas, organik, dan limbah lainnya ke lokasi acara. Di sana, petugas akan melakukan penimbangan, pencatatan, dan penyetoran ke rekening Bank Sampah masing-masing peserta.

Selain mendapatkan hasil penjualan sampah, peserta juga turut berkontribusi dalam mengurangi volume sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Mengubah Pola Pikir, Menjaga Bumi

Program Bank Sampah bukan sekadar kegiatan satu hari. Ini merupakan gerakan jangka panjang yang mendorong perubahan perilaku masyarakat.

Dengan memilah dan menyetor sampah secara rutin, masyarakat bisa mendapatkan pendapatan tambahan sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan.

Di Indonesia, masalah sampah masih menjadi tantangan besar. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa setiap hari jutaan ton sampah dihasilkan, dan sebagian besar berakhir di TPA yang sudah overload.

Kabupaten Garut sebagai salah satu wilayah di Jawa Barat juga menghadapi permasalahan serupa. Oleh karena itu, inisiatif seperti Bank Sampah Unit DWP DLH Kabupaten Garut menjadi sangat strategis.

Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk komunitas lingkungan, PKK, dan masyarakat umum.

Baca Juga:Jadwal SIM Keliling Garut Mei 2026, Simak Detail Syarat dan Lokasinya!Keberuntungan Besar Mengguyur Mei 2026: 3 Shio Ini Diprediksi Menuai Sukses Luar Biasa!

Dengan adanya Pojok Edukasi Lingkungan (PUDING), diharapkan masyarakat tidak hanya datang menyetor sampah, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari hulu, mulai dari pengurangan, pemilahan, hingga daur ulang.

Manfaat Ekonomi dan Lingkungan

Salah satu keunggulan Bank Sampah adalah manfaat ganda yang ditawarkannya. Secara ekonomi, warga yang rutin menabung sampah bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Beberapa Bank Sampah sukses di Indonesia bahkan mampu memberikan pendapatan hingga ratusan ribu rupiah per bulan bagi nasabah setianya.

0 Komentar