RADARGARUT– Memulai pekan baru dengan kewaspadaan cuaca menjadi hal penting bagi warga Kabupaten Garut hari ini, Senin 4 Mei 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan yang menunjukkan kondisi cuaca cukup dinamis, di mana langit berawan mendominasi sepanjang hari dengan peluang hujan ringan hingga sedang.
Suhu udara yang sejuk di pagi hari hingga siang berpotensi memberikan kenyamanan, namun warga diminta tetap siaga terhadap perubahan cuaca mendadak.
Baca Juga:Bayar Pajak Praktis Pakai Aplikasi Digi Bank BJB: Lengkap, Cepat, Tanpa Antre!Ramalan Zodiak Taurus di Taurus Season 2026: Waktu Keberuntungan, Cinta, dan Transformasi Diri!
Menurut data BMKG, cuaca di wilayah Kabupaten Garut secara umum diprediksi berawan hingga cerah berawan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang turun di beberapa kecamatan, terutama pada siang hingga sore hari.
Suhu udara berkisar antara 17°C hingga 24°C, sementara tingkat kelembapan udara cukup tinggi, mencapai 70% hingga 98%. Kondisi ini khas untuk wilayah pegunungan dan dataran tinggi di Jawa Barat pada awal Mei, di mana transisi menuju musim kemarau belum sepenuhnya terjadi.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini penting. Warga diimbau mewaspadai potensi terbentuknya awan cumulonimbus yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang pada periode siang hingga menjelang malam.
Bahkan sampai berita ini ditulis pada Senin 4 Mei 2026 pagi, terlihat rintik hujan turun di sekitar wilayah Tarogong Kaler dan sekitarnya. Fenomena ini sering terjadi di wilayah Garut yang memiliki topografi berbukit dan pegunungan, sehingga konveksi udara dapat berkembang cepat.
Bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, seperti petani, pedagang pasar, atau pelajar, disarankan membawa payung atau jas hujan serta menghindari tempat terbuka saat mendung tebal muncul.
Dampak Cuaca terhadap Kehidupan Sehari-hari di Garut
Cuaca seperti ini memiliki beragam dampak. Di sektor pertanian, hujan ringan dapat menjadi berkah bagi tanaman padi, sayuran, dan teh di kawasan seperti Cisurupan, Samarang, atau Cikajang yang sering menjadi lumbung pertanian Garut.
Namun, jika hujan disertai angin kencang, petani perlu menjaga tanaman dari kerusakan akibat roboh atau genangan air sementara.
Baca Juga:Jadwal SIM Keliling Garut Mei 2026, Simak Detail Syarat dan Lokasinya!Keberuntungan Besar Mengguyur Mei 2026: 3 Shio Ini Diprediksi Menuai Sukses Luar Biasa!
Bagi pengguna jalan raya, terutama di jalur rawan seperti Garut-Jakarta via Cileunyi atau jalur selatan menuju Pangandaran, kondisi jalan bisa menjadi licin saat hujan.
