“Saya berharap peristiwa ini menjadi kecelakaan kereta api yang terakhir,” ujarnya dengan nada prihatin.
Ia mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini.
Tanggung Jawab dan Harapan ke Depan
Keputusan Dedi Mulyadi ini mendapat apresiasi banyak pihak karena datang sangat cepat di tengah proses evakuasi dan identifikasi yang masih berlangsung.
Baca Juga:KAI Prioritaskan Evakuasi dan Penanganan Korban Tragedi Bekasi Timur: Jadwal Kereta Dibatalkan untuk Fokus PenEvakuasi Korban Tragedi KRL Bekasi Timur Memakan Waktu 12 Jam: Tercatat 14 Orang Meninggal Dunia
Santunan dan tanggungan biaya medis diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga korban, terutama bagi mereka yang kehilangan pencari nafkah.
Tragedi Bekasi Timur kembali menjadi pengingat pentingnya peningkatan keselamatan perkeretaapian di wilayah Jabodetabek yang padat.
Semoga para korban yang meninggal mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan seluruh korban luka segera pulih untuk kembali berkumpul dengan keluarga.(*)
