Persib Imbang Lawan Arema FC Meski Berhasil Dominasi Pertandingan

(Instagram @liga1match/radargarut.id)
Persib VS Arema Fc berakhir imbang (Instagram @liga1match/radargarut.id)
0 Komentar

RADARGARUT – Ambisi Persib Bandung untuk mengokohkan posisi di puncak klasemen Super League 2025-2026 harus membentur tembok kokoh.

Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat 24 April 2026 malam, tim berjuluk Maung Bandung itu dipaksa puas dengan skor kacamata 0-0 saat menjamu Arema FC.

​Hasil ini menjadi pukulan telak bagi skuat asuhan Bojan Hodak. Meski mendominasi jalannya laga, ketidakmampuan mengonversi peluang menjadi gol membuat langkah Persib menuju tangga juara musim ini diakui sang pelatih menjadi jauh lebih rumit.

Baca Juga:Tabel Cicilan KUR BRI Rp 100 Juta dengan Angsuran Ringan Mulai Rp 1,9 Jutaan!Deodoran vs Antiperspiran: Mana yang Lebih Ampuh Usir Bau Badan dan Keringat?

​Dominasi yang Sia-Sia

Statistik menunjukkan betapa Persib menguasai pertandingan. Dengan penguasaan bola mencapai 61 persen dan melepaskan total 29 tembakan, sebelas di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Maung Bandung seolah mengurung pertahanan Singo Edan sepanjang 90 menit. Namun, penyelesaian akhir yang buruk dan performa gemilang kiper Arema FC, Lucas Frigeri, menjadi mimpi buruk bagi tuan rumah.

​Bojan Hodak tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya usai laga. Pelatih asal Kroasia itu menyoroti bagaimana timnya membuang begitu banyak momentum emas.

​”Kami memiliki banyak peluang, kami melepaskan 29 tendangan ke gawang tapi kami tidak bisa mencetak gol. Tentu saja ini membuat frustrasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa strategi “parkir bus” yang diterapkan Arema FC membuat kreativitas lini tengah yang digalang Thom Haye dan Marc Klok sering menemui jalan buntu.

​Tembok Kokoh Lucas Frigeri

Salah satu faktor utama kegagalan Persib meraup poin penuh adalah penampilan heroik Lucas Frigeri di bawah mistar Arema.

Kiper asal Brasil tersebut melakukan setidaknya enam penyelamatan krusial, termasuk menepis tendangan jarak dekat dari Andrew Patrick Jung dan sundulan Luciano Guaycochea.

Baca Juga:Mengintip Wajah TPA Pasir Bajing Garut: Dari Sejarah Panjang Hingga Upaya Revolusi Pengolahan SampahRupiah Terkapar di Level Terendah Sepanjang Masa: Bos BI Bongkar Biang Kerok Dolar Tembus Rp 17.300

​Persib sebenarnya sempat bersorak pada menit ke-63 ketika bola berhasil bersarang ke gawang Arema.

Namun, kegembiraan Bobotoh di stadion seketika sirna setelah wasit menganulir gol tersebut karena dianggap terjadi posisi offside dalam proses serangan.

Keputusan ini semakin menambah ketegangan di sisa waktu pertandingan, di mana Persib terus menggempur namun tak kunjung memecah kebuntuan.

​Langkah Menuju Juara Semakin Rumit

0 Komentar