Hindari Macet Di Nagreg Dengan Google Maps: Mobil Terperosok Di Limbangan Garut

(Istimewa)
Mobil terperosok di Limbangan Garut (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Respons cepat dan profesional Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Garut kembali menjadi sorotan.

Pada Minggu dini hari 19 April 2026, tim UPT Limbangan berhasil mengevakuasi sebuah kendaraan yang terperosok di Kampung Simpen Kaler, Kecamatan Limbangan.

Kejadian ini menunjukkan pentingnya kewaspadaan pengemudi saat melintasi jalan berlubang atau berlumpur di daerah pegunungan Garut, terutama pada malam hari.

Baca Juga:Rupiah Makin Melemah Sementara Mata Uang Asia Tenggara Lainnya MenguatCara Buat SKCK Online Mudah Anti Antre

Laporan kejadian diterima Damkar pada pukul 00.45 WIB. Tanpa menunggu lama, tim segera bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 15 kilometer dari pos UPT Limbangan.

Petugas tiba di tempat kejadian pukul 01.20 WIB dan langsung melakukan proses evakuasi. Kolaborasi dengan Polsek Limbangan membuat penanganan berjalan lancar dan terkoordinasi dengan baik.

Menurut keterangan petugas, mobil tersebut terperosok akibat kondisi jalan yang berlumpur dan tidak rata. Pengemudi mencoba mencari jalur alternatif menggunakan aplikasi peta digital untuk menghindari kemacetan di sekitar Nagreg.

Sayangnya, pilihan jalan tersebut justru membawa kendaraan ke medan yang sulit. Jalan yang tidak memadai membuat roda kendaraan jebak dan tidak bisa melanjutkan perjalanan.

Proses evakuasi berlangsung selama kurang lebih 3 jam. Dengan menggunakan peralatan khusus dan satu unit kendaraan operasional, empat personel Damkar UPT Limbangan berhasil menarik dan mengeluarkan mobil tersebut.

Pada pukul 03.50 WIB, evakuasi dinyatakan selesai. Beruntung, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden ini. Pengemudi dan penumpang dipastikan dalam kondisi selamat.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa kondisi infrastruktur jalan di beberapa wilayah Garut, khususnya di Kecamatan Limbangan, masih sering menjadi tantangan. Jalan berlubang, berlumpur, atau licin saat musim hujan kerap menyebabkan kendaraan terperosok, terutama bagi pengemudi yang tidak familiar dengan medan setempat.

Baca Juga:Konservasi Elang Kamojang: Upaya Menyelamatkan Elang Jawa dari Ancaman KepunahanSejarah Kerkof Garut: Dari Kuburan Belanda Tahun 1923 Hingga Lapangan Olahraga Modern yang Hits di 2026

Kepala UPT Limbangan Damkar Garut mengimbau seluruh pengendara untuk selalu berhati-hati saat memilih jalur alternatif.

“Gunakan aplikasi peta digital dengan bijak. Pastikan kondisi jalan yang akan dilalui aman, terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk. Faktor cuaca seperti hujan deras dapat membuat jalan menjadi sangat licin dan berbahaya,” ujarnya.

0 Komentar