Hangatnya Jumat di Bungbulang: Saat Polisi Hadir Tak Hanya Menjaga, Tapi Juga Berbagi

istimewa
Hangatnya Jumat di Bungbulang: Saat Polisi Hadir Tak Hanya Menjaga, Tapi Juga Berbagi
0 Komentar

GARUT – Siang itu, suasana di Masjid Besar Al-Hidayah Bungbulang terasa berbeda. Usai salat Jumat, jemaah yang biasanya langsung beranjak pulang, justru masih bertahan. Ada senyum yang saling berbalas, ada sapa yang terasa lebih hangat dari biasanya.

Di halaman masjid, jajaran Polsek Bungbulang terlihat berbaur dengan masyarakat. Tanpa sekat, tanpa jarak. Mereka datang bukan hanya sebagai aparat, tapi sebagai bagian dari warga yang ingin berbagi.

Kegiatan “Jumat Berkah” yang digelar Jumat (17/04/2026) siang itu menjadi momen sederhana namun penuh makna. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Bungbulang, AKP Priyo Sumbodo, para personel membagikan bantuan kepada jemaah yang hadir.

Baca Juga:Saat Harga Plastik Meroket: Krisis Global yang Membawa Kesadaran Baru di Hari Bumi 202623 Warga Meninggal di Jalanan Sejak Awal Tahun Akibat Kecelakaan, Kejaksaan Baru Terima Dua Berkas

Tak ada seremoni panjang, tak ada panggung megah. Hanya interaksi hangat antara polisi dan masyarakat. Satu per satu bantuan diberikan, diiringi ucapan terima kasih dan doa dari warga.

Bagi sebagian orang, mungkin ini sekadar kegiatan rutin. Namun bagi warga Bungbulang, kehadiran polisi dalam balutan kepedulian seperti ini terasa berbeda. Polisi yang biasanya identik dengan penegakan hukum, kini hadir membawa rasa empati.

“Ini bukan sekadar berbagi, tapi juga cara kami mendekatkan diri dengan masyarakat,” ujar Priyo di sela kegiatan.

Ia menegaskan, pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. “Kehadiran polisi seharusnya tidak hanya dirasakan saat ada masalah, tetapi juga dalam momen-momen kebersamaan seperti ini,” tegasnya.

Di tengah kesibukan menjaga keamanan wilayah, kegiatan seperti Jumat Berkah menjadi ruang bagi anggota kepolisian untuk menyapa warga dengan cara yang lebih personal. Ada obrolan ringan, ada tawa kecil, dan ada rasa saling mengenal yang tumbuh perlahan.

Seorang jemaah yang menerima bantuan tampak tersenyum haru. Baginya, perhatian seperti ini bukan soal besar kecilnya bantuan, tetapi tentang rasa dihargai dan diperhatikan.

Kegiatan ini pun menjadi pengingat bahwa hubungan antara aparat dan masyarakat bisa dibangun dengan cara yang sederhana, melalui kepedulian.

Baca Juga:Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Perairan Santolo, Polisi Lakukan PenyelidikanTersengat Listrik Saat Tebang Pohon, Pria Asal Cibiuk Meninggal di Limbangan

Melalui langkah kecil ini, Polsek Bungbulang menunjukkan bahwa tugas menjaga keamanan dapat berjalan seiring dengan upaya membangun kedekatan sosial.

0 Komentar