Diberhentikan Polisi, Malah Mendapat Bunga
Kejutan dalam Operasi Patuh Lodaya 2026 ternyata tidak berhenti pada patroli menggunakan becak listrik.
Pada kegiatan yang sama, Satlantas Polres Garut juga menghadirkan cara berbeda dalam memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menunjukkan kedisiplinan berlalu lintas.
Sejumlah pengendara yang melintas diberhentikan petugas. Namun, bukan karena melakukan pelanggaran, melainkan karena mereka dinilai telah mematuhi aturan lalu lintas.
Baca Juga:Comeback Dramatis di Australia! Persib Bandung Taklukkan Melbourne Victory 2-1 dan Pastikan Tiket 16 Besar ACLPMII Garut Sindir Dispora Jadi 'Dispornak', Karena Anggarkan Rp2,8 Milyar untuk Hewan Ternak
Alih-alih memberikan surat tilang, petugas justru menyerahkan bunga dan bingkisan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.
Bagi pengendara yang mungkin terbiasa menganggap pemberhentian polisi sebagai pemeriksaan pelanggaran, kejutan tersebut menghadirkan pengalaman yang berbeda.
Pemberian bunga dan bingkisan itu menjadi simbol penghargaan bagi masyarakat yang telah mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
Melalui kegiatan tersebut, kepolisian ingin menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas juga layak mendapatkan apresiasi.
Muthia mengatakan, pemberian penghargaan merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.
“Budaya tertib berlalu lintas harus dibangun melalui kesadaran bersama. Dengan memberikan penghargaan kepada pengendara yang patuh, diharapkan dapat memotivasi masyarakat lainnya untuk senantiasa mengutamakan keselamatan saat berkendara,” katanya.
Menurutnya, pendekatan persuasif menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026.
Baca Juga:Anggaran Garut Terpangkas Rp436 Miliar, Bupati Syakur Putuskan TPP ASN Dipotong 15 PersenBupati Garut Soroti Ulah Manusia Jadi Pemicu Bencana, Dorong Penegakan Hukum
Operasi tersebut tidak hanya mengedepankan penindakan terhadap pelanggaran, tetapi juga berupaya membentuk kebiasaan masyarakat agar semakin disiplin ketika menggunakan jalan.
Dengan memberikan penghargaan kepada pengendara yang tertib, polisi berharap pesan keselamatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Terlebih, kebiasaan berlalu lintas yang baik tidak dapat dibangun hanya melalui pengawasan dan penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan kesadaran dari masing-masing pengguna jalan.
Ada Helm Gratis dan Dukungan untuk UMKM
Selain memberikan bunga, petugas Satlantas Polres Garut turut membagikan helm gratis kepada masyarakat sebagai bagian dari kampanye keselamatan berkendara.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengingatkan pentingnya penggunaan perlengkapan keselamatan, khususnya bagi pengendara dan penumpang sepeda motor.
Petugas juga menempelkan stiker berisi imbauan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas.
