Ribuan SPPG Mulai Ditutup, Pemerintah Lakukan Efisiensi MBG

(Istimewa)
Lebih dari ribuan SPPG ditutup permanen, pemerintah lakukan evaluasi tegas program MBG (Istimewa)
0 Komentar

Pemerintah juga mulai memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk memantau kebersihan dapur dan mendeteksi potensi pelanggaran secara real-time. Langkah ini diharapkan memperkuat transparansi dan akuntabilitas.

Di tengah pembenahan, program MBG tetap diarahkan untuk memberdayakan ekonomi lokal. Hingga 9 Oktober 2026, tercatat 63.608 pemasok terlibat, di mana 82,83 persen di antaranya adalah UMKM.

Dapur MBG bahkan dilarang menolak pasokan dari petani, peternak kecil, dan UMKM lokal. Sebanyak 86,9 persen SPPG sudah memiliki pemasok kecil di sekitar wilayahnya.

Baca Juga:Motor Hilang Saat Hendak ke Masjid, Polsek Malangbong Berhasil Bekuk Pelaku Curanmor dalam Dua HariAngin Kencang Robohkan Pohon di Samarang Garut, Dua Rumah Warga Rusak

Dengan demikian, program ini tidak hanya fokus pada gizi anak, tetapi juga menciptakan rantai pasok yang menguntungkan masyarakat setempat.Langkah tegas pemerintah ini diharapkan mampu memulihkan kepercayaan publik terhadap program MBG.

Dengan pengawasan yang lebih ketat, kualitas yang terjamin, dan anggaran yang transparan, program unggulan ini diharapkan benar-benar mampu menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.(*)

0 Komentar