Garut Siaga Darurat Karhutla: Musim Kemarau dan Angin Kencang Picu 6 Kebakaran Lahan dalam Sehari!

(Istimewa)
6 Kejadian karhutla terjadi dalam sehari di Kabupaten Garut (Istimewa)
0 Komentar

RADARGARUT– Kombinasi musim kemarau ekstrem dan tiupan angin kencang menjadi ancaman nyata bagi wilayah Kabupaten Garut. Dalam rentang waktu satu hari pada Senin, 14 September 2026, Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkarmat) Kabupaten Garut mencatat sedikitnya enam kejadian kebakaran lahan yang tersebar di beberapa lokasi strategis.

​Respons cepat tim gabungan berhasil mencegah kobaran api merembet ke kawasan permukiman warga serta fasilitas umum. Meskipun demikian, rentetan insiden ini menjadi alarm keras bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan.

​Rincian 6 Titik Kebakaran Lahan di Garut (14 September 2026)

​Petugas Disdamkarmat Garut bergerak maraton dari pagi hingga malam hari untuk memadamkan si jago merah yang mengancam pemukiman dan objek wisata:

Pasir Hayam, Desa Bagendit (Kecamatan Banyuresmi)​

Baca Juga:Update Harga Emas Antam 14 September 2026Pencarian Rombongan Jurnalis Diperluas Hingga 6.649 Mil Laut

Waktu Kejadian: 10.45 WIB​Luas Kebakaran: ± 3.500 m²​Penyebab & Dampak: Dipicu oleh sisa pembakaran sampah yang tertiup angin kencang. Api berhasil dilokalisasi sebelum melalap pemukiman warga di sekitarnya.

Perumahan Otista Village, Desa Sukaraja (Kecamatan Banyuresmi)​

Waktu Kejadian: 10.50 WIB​Luas Kebakaran: ± 100 m²​Dampak: Kebakaran melanda area semak dan kebun belakang perumahan yang berhasil dipadamkan sebelum meluas.

Bukit Tegal Malaka, Desa Rancabango (Kecamatan Tarogong Kaler)​

Waktu Kejadian: 12.58 WIB​Luas Kebakaran: ± 3 Hektar​Penanganan: Kebakaran terbesar hari itu membutuhkan waktu penanganan hingga 3 jam. Operasi pemadaman melibatkan tim gabungan dari Damkar, BPBD, TNI, Polri, BKSDA, PMI, serta warga setempat agar api tidak menjangkau kawasan warung dan destinasi wisata.

Kampung Sengkeu, Desa Sukamukti (Kecamatan Banyuresmi)​

Waktu Kejadian: 16.00 WIB​Luas Kebakaran: ± 100 m²​Dampak: Kobaran api muncul di pinggir jalan raya dan berhasil dipadamkan petugas sebelum mendekati kawasan villa sekitar.​Perum Grand Tunas Regency, Desa Margaluyu (Kecamatan Leles)​Waktu Kejadian: 17.12 WIB​Luas Kebakaran: ± 40 m²​Penyebab: Berasal dari sisa pembakaran sampah di area dekat perumahan.

​Jl. Nangkaleah Baru / Lingkar Leles, Desa Margaluyu (Kecamatan Leles)

​Waktu Kejadian: 19.10 WIB​Luas Kebakaran: ± 60 m² (Kebun bambu kering)​Dampak: Kebakaran berhasil diamankan dari ancaman yang hampir membakar bangunan SPPG/dapur MBG di lokasi tersebut.​

0 Komentar