“Kami hanya ingin keadilan saja,” tegasnya.
Pihak TNI AU melalui Polisi Militer Angkatan Udara (Pomau) telah menyatakan sedang melakukan penyelidikan menyeluruh. Mereka mengumpulkan keterangan dan bukti, serta memeriksa sejumlah personel untuk mengungkap kronologi lengkap.
TNI AU juga menyampaikan duka cita mendalam dan menegaskan penanganan akan dilakukan secara profesional, objektif, serta sesuai hukum yang berlaku. Pihak yang terbukti bersalah dijanjikan mendapat sanksi.Tragedi ini memicu keprihatinan luas.
Seorang prajurit muda yang baru memulai karier militer harus meregang nyawa karena persoalan menu makanan yang keliru. Insiden di lingkungan asrama militer ini menyoroti pentingnya pengawasan terhadap hubungan senior-junior serta penegakan disiplin yang manusiawi.
Baca Juga:Bosan Main Game Online? Coba 3 Game Offline Ini yang Bikin Ketagihan Tanpa Kuota!Sar Bagi Enam Zona Wilayah Dalam Misi Mencari 5 Jurnalis Hilang Dalam Liputan Gunung Anak Krakatau
Hingga kini, proses hukum masih berlangsung. Keluarga dan masyarakat menanti hasil penyelidikan resmi agar kebenaran terungkap dan keadilan ditegakkan untuk Serda Ahmad Muzammul Farisa.(*)
