RADARGARUT– Kamis, 3 September 2026, menjadi hari yang padat bagi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut. Dalam waktu kurang dari 10 jam, petugas berhasil menangani tujuh kejadian kebakaran lahan yang tersebar di berbagai kecamatan.
Sebagian besar api berasal dari sisa pembakaran sampah yang tak dipadamkan sempurna, diperparah cuaca kering dan angin kencang yang membuat api cepat merambat ke lahan ilalang, kebun bambu, hingga lahan gambut.
Respons cepat Disdamkarmat Garut mencegah kerugian lebih besar. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam seluruh kejadian.
Berikut rincian titik-titik kebakaran yang berhasil dipadamkan:
Baca Juga:Miris! Puluhan Unit Kendaraan Milik Pelajar di Malangbong Garut Terjaring Razia Knalpot BrongApi Lahap Rumah Panggung Semi Permanen di Cikajang Garut, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah
Cisompet (08.30 WIB)
Api muncul di lahan Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Cikaso, Kampung Bantar Warung. Berawal dari pembakaran sampah, api cepat dilokalisir. Petugas berhasil menyelamatkan sebuah rumah warga bernilai Rp150 juta beserta 6 jiwa yang sempat terancam.
Pameungpeuk (09.26 WIB)
Kebakaran terjadi di kebun warga dan lahan gambut Blok Baru Jati. Angin kencang dan medan terjal membuat api membesar. Penanganan berlangsung sekitar 5 jam dengan melibatkan kolaborasi lintas unsur: Damkar, Satpol PP, Tagana, TNI/Polri, dan warga setempat.
Banjarwangi (12.30 WIB)
Api muncul di lahan pinggir jalan Kampung Terus Gunung, Desa Banjarwangi. Pos Sektor Singajaya turun tangan karena asap tebal mengganggu pengguna jalan.
Cibiuk (13.00 WIB)
Lahan ilalang di Kampung Ciawi Kepuh, Desa Majasari, terbakar dengan luas sekitar 250 m².
Banyuresmi (13.05 WIB)
Kebakaran di kebun bambu Kampung Serut, Desa Pamekarsari. Tim Mako Patriot langsung bergerak memadamkan api.
Tarogong Kaler (14.35 WIB)
Api muncul di kebun bambu Kampung Lebak Gede, Desa Mekarwangi. Situasi sempat mengkhawatirkan karena api mengancam pemukiman warga dan bangunan Sekolah Dasar (SD) sebelum berhasil dipadamkan.
Selaawi (17.33 WIB)
Kebakaran di kebun Kampung Nagrog, Desa Selaawi menjadi kejadian terakhir hari itu.Keberhasilan penanganan tujuh titik dalam sehari menunjukkan kesiapsiagaan dan koordinasi yang baik antara petugas dan masyarakat. Namun, Disdamkarmat Garut menekankan bahwa pencegahan tetap menjadi kunci utama.
Himbauan Penting untuk Warga Garut
Petugas tidak bosan mengingatkan masyarakat:
- Jangan membakar sampah atau rumput secara sembarangan, terutama saat cuaca kering dan berangin.
- Pastikan sisa pembakaran benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Api yang dianggap sudah mati sering kali menyala kembali dan merambat ke lahan sekitar.
