Kopi Garut Berpotensi Kembali Tembus ke Pasar Ekspor, Distan Siapkan Strategi Perkuat Brand

Kopi Paling Populer di Garut dengan Karakter Kuat, Jadi Favorit Barista dan Penikmat Kopi!
Kopi Paling Populer di Garut dengan Karakter Kuat, Jadi Favorit Barista dan Penikmat Kopi!. (Foto: Rizkiperatami/Radar Garut)
0 Komentar

“Nah itu insyaallah akan kami SK kan dan akan kami tempel nanti mau jual mereknya kopi Papandayan, tapi logonya ada kopi garut,” ucapnya.

Langkah tersebut, kata dia, pemberiam SK tersebut agar Kopi Garut tidak diambil atau diatasnamakan oleh Provinsi atau Kabupaten/kota lain.

“Jadi nantinya itu tidak diambil oleh provinsi atau kabupaten/kota lain gitu lah ya tapi Kopi Garut, dia mau mereknya kopi Papandayan Cikuray dari mana juga asalnya gitu,” sambungnya.

Baca Juga:Kopi Garut Berpeluang Masuk Hotel, Distan Masih Bahas Harga hingga Kesiapan PetaniJalan Pamegatan–Singajaya Mulai Diperbaiki September, Anggaran Rp41 Miliar untuk 6,5 Kilometer

Susi menambahkan, penghasil Kopi di Garut yang paling banyak dari Kecamatan Cikajang, Cisurupan dan Pakenjeng.

“Yang paling banyak yang itu, daerah penghasil kopi itu di Cikajang, Pakenjeng, Cicurupan, sejauh ini kalau yang penghasil kopi yang terkenal sih kalau yang tiga itu yang paling banyak,” tambahnya.

Ia menegaskan, yang membedakan setiap jenis kopi biasanya dari aspek aroma wangi dan rasa lebih manis ataupun pahitnya.

“Yang berbeda misalnya jadi lebih wangi atau misalnya lebih manis atau lebih gitu tuh di perlakuan panennya gitu,” pungkasnya. (*)

0 Komentar