24 Peserta Berebut 10 Besar, Calon Pimpinan BAZNAS Jalani Tes Kompetensi

Radar Garut
24 Peserta Berebut 10 Besar, Calon Pimpinan BAZNAS Jalani Tes Kompetensi
0 Komentar

“Yang kedua bagaimana optimalisasi pengumpulannya, karena saya masih lihat BAZNAS itu hanya pengumpulan dari ASN saja. Jadi masyarakat juga harus diaktifkan bahwa kegiatan BAZNAS itu ada ketentuan dan aturannya,” imbuhnya.

Selain meningkatkan penghimpunan, Syakur meminta pimpinan BAZNAS yang terpilih nantinya memiliki gagasan kuat dalam pola penyaluran zakat.

Dana zakat, menurutnya, tidak hanya diarahkan pada bantuan yang bersifat konsumtif, tetapi juga perlu dikembangkan melalui program produktif sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih berkelanjutan kepada penerima manfaat.

Baca Juga:Melawan saat Ditangkap, Geng Motor yang Keroyok Lansia di Tarogong Kidul Kakinya DidorKejurda Jadi Ajang Berburu Bibit untuk PON hingga Timnas, Proton FC Ikut Memantau

“Yang selanjutnya adalah penyalurannya, bahwa penyalurannya harus berorientasi pada hal yang sifatnya produktif, transparan,” katanya.

Syakur juga menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana umat. Transparansi mulai dari penghimpunan hingga penyaluran dinilai menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.

Karena itu, ia berharap rangkaian seleksi yang berlangsung dapat menghasilkan figur pimpinan yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan gagasan, tetapi juga integritas dalam menjalankan lembaga.

“Harapan saya terpilih orang-orang yang akuntabel,” pungkas Syakur. (ale)

0 Komentar