Dampak Fenomena Blue Fire, Kunjungan Wisata ke TWA Gunung Papandayan Garut Anjlok Drastis

Suasana gunung papandayan di hari Selasa (8/4) dinilai sepi pengunjung.
Suasana gunung papandayan di hari Selasa (8/4) dinilai sepi pengunjung.
0 Komentar

GARUT – Fenomena munculnya Blue Fire di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut sangat berdampak terhadap kunjungan para wisatawan.

Manager Operasional TWA Gunung Papandayan Garut, Amin Kaban, membenarlan bahwa kunjungan wisatawam ke TWA Papandayan telah terjadi penurunan yang signifikan akibat munculnya fenomena blue fire.

“Yang biasanya ‘weekend’ itu kita bisa mencapai 2.000 (pengunjung), ini 500 saja susah,” ujar Amin Kaban belum lama ini.

Baca Juga:Geger Blue Fire di Gunung Papandayan, Bupati Garut Ingatkan Bahaya Racun dan Minta Segera DievaluasiSisa Pembakaran Sampah Hanguskan Kandang Ayam di Singajaya Garut, Kerugian Ditaksir Rp15 Juta

Ia menjelaskan, bahwa Gunung Papandayan selalu konsisten diserbu wisatawan dari berbagai daerah setiap libur akhir pekan, baik untuk mendaki maupun berkemah.

Meski demikian, kata Amin, fenomena Blue Fire di kawah Gunung Papandayan memicu penurunan pengunjung akibat penutupan sementara jalur pendakian demi keselamatan.

“Yang ke Papandayan kita berlakukan penutupan sementara, di penutupan sementara itu ke jalur pendakian ataupun ‘tracking’,” katanya.

Ia menambahkan, wisatawan saat ini tetap dapat menikmati keindahan TWA Gunung Papandayan melalui zona aman, seperti di sekitar area parkir dan titik-titik sekitarnya.

Di area aman tersebut, lanjut dia, wisatawan tetap dapat menikmati beragam fasilitas menarik, mulai dari menara pandang, taman edelweis, hingga kolam terapi air hangat alami.

“Jadi, masih bisa datang ke TWA Gunung Papandayan, tapi hanya sampai di parkiran, di situ ada edelweis, juga ada kolam terapi,” ucapnya.

Mengenai perkembangan fenomena Blue Fire, ia menyebutkan, berdasarkan pantauan langsung di lapangan, kemunculannya di kawah Gunung Papandayan saat ini sudah tidak terlihat lagi.

Baca Juga:Dewan Pendidikan Laporkan Rencana Rakornas, Garut Dipercaya Jadi Tuan RumahDua Kades Hasil PAW Dilantik, DPMD Garut Targetkan Desa Kosong Segera Miliki Kades Definitif

Kendati demikian, pihaknya menegaskan tetap menunggu arahan dan evaluasi resmi dari Badan Geologi mengenai kondisi terkini kawah serta tingkat keamanan bagi para wisatawan di TWA Gunung Papandayan.

“Di hari Minggu tanggal 28 memang sudah aman, kalau secara kasat mata yang ada Blue Fire kemarin itu tidak kelihatan lagi, tapi kita tetap menunggu arahan dari vulkanologi terkait untuk penyekatan ataupun penahanan untuk wisata,” katanya.

Sebelumnya, kemunculan api berwarna biru yang dikenal sebagai fenomena alam Blue Fire sempat terlihat di area kawah gunung tersebut pada 23 September 2026.

Selanjutnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bersama pengelola TWA Gunung Papandayan meninjau lokasi untuk memastikan keamanan bagi wisatawan dan warga sekitar.

0 Komentar