GARUT – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi dan Pemasyarakatan se-Garut Raya menggelar Aksi Bersih Kemerdekaan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tenjolaya dan Masjid Agung Garut, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB tersebut melibatkan jajaran Rutan Kelas IIB Garut, Lapas Garut, Bapas Garut, serta Kantor Imigrasi Garut. Para peserta bersama-sama membersihkan lingkungan, mengumpulkan sampah hingga menata sejumlah area agar terlihat lebih bersih, rapi, dan nyaman.
Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian Semarak HUT ke-81 Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Pelaksanaannya mengacu pada Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor SEK-UM.01.01-97 tentang Pedoman Semarak HUT ke-81 RI.
Baca Juga:Polres Garut Ungkap 20 Kasus Narkoba dan OKT, 28 Tersangka DiamankanDonor Darah HUT RI, UPT Imigrasi-Pemasyarakatan Garut Kumpulkan Puluhan Labu
Tidak sekadar kegiatan membersihkan lingkungan, aksi tersebut juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan antarsatuan kerja sekaligus menghidupkan kembali nilai gotong royong menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Muchamad Ismail, mengatakan peringatan kemerdekaan tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan seremonial. Menurutnya, semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui kegiatan sederhana yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat maupun lingkungan.
“Kemerdekaan bukan hanya untuk diperingati, tetapi juga untuk diisi dengan kepedulian dan tindakan nyata. Melalui Aksi Bersih ini, kita mengenang jasa para pahlawan sekaligus menumbuhkan kembali semangat gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan kebersamaan,” ujar Ismail.
Menurut Ismail, pemilihan Taman Makam Pahlawan Tenjolaya sebagai salah satu lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri. Selain membersihkan lingkungan, kehadiran jajaran Imigrasi dan Pemasyarakatan di tempat tersebut menjadi bagian dari penghormatan terhadap para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia.
“Ketika kita berada di Taman Makam Pahlawan, tentu kita diingatkan kembali bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, semangat perjuangan tersebut harus kita lanjutkan melalui tugas dan pengabdian kita masing-masing,” katanya.
Ia menilai nilai perjuangan para pahlawan tetap relevan untuk diterapkan dalam kehidupan saat ini. Bentuk perjuangannya dapat diwujudkan melalui kedisiplinan, kepedulian, kebersamaan serta kemauan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
