RADARGARUT– Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sepanjang Juli 2026 turun signifikan sebesar 22,92 persen dibandingkan Juni 2026. Artinya, ada 441 nyawa yang berhasil diselamatkan dalam sebulan terakhir.
Penurunan ini berdasarkan analisis dan evaluasi (anev) Subdirektorat Kecelakaan Lalu Lintas Direktorat Penegakan Hukum (Ditgakkum) Korlantas Polri terhadap data Integrated Road Safety Management System (IRSMS).
Kasubdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Mariochristy PS Siregar menjelaskan bahwa evaluasi tersebut dilakukan atas arahan Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasatya.
Baca Juga:Harga Emas Pegadaian Hari Ini Melonjak: Galeri 24, Antam, dan UBS Kompak Naik, Momentum Investasi Masih TerbukPemkab Garut Resmi Terapkan Jam Masuk Sekolah 06.30 WIB untuk SD dan SMP
“Hasil analisis menunjukkan kualitas penanganan keselamatan lalu lintas mengalami perbaikan. Yang paling menonjol adalah penurunan jumlah korban meninggal dunia sebesar 22,92 persen atau 441 orang dibandingkan bulan sebelumnya,” ujar Kombes Mario.
Selain angka kematian yang turun tajam, jumlah kejadian kecelakaan juga sedikit berkurang sebanyak 27 kasus atau 0,17 persen dibanding Juni 2026. Namun, ada catatan yang perlu diwaspadai. Jumlah korban luka berat justru meningkat 218 orang atau 11,05 persen.
Kondisi ini akan menjadi fokus evaluasi Korlantas ke depan agar dampak setiap kecelakaan bisa diminimalisasi.
Berdasarkan data IRSMS, lima wilayah dengan jumlah kecelakaan tertinggi masih didominasi Pulau Jawa. Polda Jawa Tengah mencatat 3.300 kejadian, disusul Polda Jawa Timur 3.017 kejadian, Polda Metro Jaya 1.572 kejadian, Polda Jawa Barat 886 kejadian, dan Polda Sulawesi Selatan 872 kejadian.
Meski demikian, Korlantas Polri menekankan bahwa indikator utama keberhasilan keselamatan jalan adalah kemampuan menekan angka kematian.
Penurunan fatalitas di Juli 2026 dinilai sebagai sinyal positif bahwa langkah-langkah penegakan hukum, edukasi masyarakat, dan penguatan manajemen keselamatan jalan mulai membuahkan hasil.
Irjen Wibowo terus mengingatkan seluruh jajarannya bahwa setiap anggota Polantas adalah wajah terdepan Polri. Setiap pelayanan adalah kehormatan, dan setiap penegakan hukum adalah cerminan keadilan.
Baca Juga:Cara Daftar Mitra Gojek, Grab & inDrive 2026 Terbaru: Syarat Lengkap + Langkah Mudah Langsung Aktif!Polres Garut Tangkap 22 Terduga Pelaku Pengeroyokan di Tarogong Kaler, 3 Masih Diburu
“Setiap langkah preventif-intuitif yang dilakukan hari ini adalah investasi nyata demi menyelamatkan masa depan generasi emas Indonesia,” tegasnya.
Ke depan, Korlantas Polri berkomitmen melakukan analisa dan evaluasi secara berkala sebagai dasar penyusunan kebijakan berbasis data.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas, menekan angka kecelakaan, dan terus mengurangi jumlah korban jiwa di seluruh Indonesia. Penurunan 22,92 persen ini menjadi awal yang baik, namun perjalanan menuju jalan yang lebih aman masih panjang dan membutuhkan dukungan semua pihak.(*)
