GARUT – Anggota DPRD Kabupaten Garut, Yudha Puja Turnawan, meminta Dinas Pendidikan (Disdik) Garut untuk mengusulkan peningkatan anggaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dalam Pembahasan PPAS Tahun Anggaran 2027.
Menurutnya, alokasi anggaran yang ada saat ini masih belum mampu memberikan penghasilan yang layak bagi para PPPK paruh waktu, khususnya guru.
Yudha mengatakan, saat ini alokasi anggaran untuk gaji PPPK paruh waktu di Disdik baru mencapai sekitar Rp60 miliar. Dengan besaran tersebut, rata-rata gaji yang diterima hanya sekitar Rp1 juta per bulan.
Baca Juga:Empat Pemuda Digiring ke Mapolres Usai Pesta MirasGarut Siap Kirim 125 Ton Sampah per Hari ke Legok Nangka, Operasional Ditargetkan Akhir 2028
“Saya meminta kepada Disdik Garut agar dalam PPAS 2027 mengusulkan peningkatan anggaran hingga 100 persen menjadi sekitar Rp120 miliar. Harapannya, gaji PPPK paruh waktu bisa lebih manusiawi dan mendekati Upah Minimum Regional (UMR),” ujarnya.
Menurut Yudha, peningkatan kesejahteraan PPPK paruh waktu merupakan tanggung jawab kepala daerah.
Oleh Karena itu, pemerintah daerah harus mampu meningkatkan kemandirian fiskal melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia menegaskan bahwa upaya meningkatkan PAD bukan hanya menjadi tanggung jawab Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), tetapi juga seluruh organisasi perangkat daerah yang memiliki kewenangan memungut retribusi.
“Kita mengalami kehilangan potensi pendapatan yang cukup besar. Semua SKPD yang memiliki sumber retribusi harus dioptimalkan agar pendapatan daerah meningkat dan pemerintah mampu memanusiakan PPPK paruh waktu,” tegasnya.
Selain persoalan kesejahteraan, Yudha juga meminta Disdik Garut meningkatkan kualitas sumber daya manusia para guru melalui berbagai program pelatihan, bimbingan teknis (bimtek), maupun peningkatan kemampuan literasi.
“Saya meminta adanya pelatihan dan bimtek untuk meningkatkan kemampuan serta skor literasi para guru,” tambahnya.
Baca Juga:Dispusipda Jabar Genjot Peningkatan Kemampuan Literasi MasyarakatBINUS Buka Beasiswa hingga 100% untuk Calon Mahasiswa, Dorong Talenta Muda Kreatif Berdampak bagi Indonesia
Berdasarkan data yang disampaikan Yudha, terdapat sekitar 6.571 PPPK paruh waktu di Kabupaten Garut.
Dari jumlah tersebut, sekitar 1.986 merupakan guru PPPK paruh waktu di lingkungan Dinas Pendidikan, sementara sekitar 2.226 lainnya merupakan tenaga teknis paruh waktu.
Ia menilai kebutuhan tambahan anggaran untuk menaikkan gaji PPPK paruh waktu di seluruh perangkat daerah hanya sekitar Rp92 miliar.
Khusus di lingkungan Disdik, tambahan anggaran yang dibutuhkan diperkirakan sekitar Rp60 miliar.
