GARUT – 5 ton jagung pipil dari wilayah Kecamatan Pasirwangi diserahkan ke Gudang Bulog Kabupaten Garut, Senin (27/7/2026). Penyerapan hasil panen tersebut menjadi bagian dari dukungan kepolisian terhadap program ketahanan pangan nasional.
Jagung yang disalurkan memiliki kadar air rata-rata 12,8 persen sehingga dinyatakan memenuhi standar penyerapan Bulog.
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Pasirwangi, Iptu Wahyono Aji, Paurbinkar Bag SDM Polres Garut, Ipda Galih Yuliansyah, serta Kepala Gudang Bulog Kabupaten Garut.
Baca Juga:Rutan Garut Ikuti Apel Bersama Juli 2026, Perkuat Sinergi dan Komitmen PelayananLahan TPU di Pasirwangi Garut Terbakar, Api Padam Setelah Satu Setengah Jam
Kapolsek Pasirwangi, Iptu Wahyono Aji, mengatakan penyerapan hasil pertanian melalui Bulog diharapkan dapat memberikan kepastian pasar bagi petani.
Menurutnya, kepastian penyerapan menjadi hal penting agar hasil panen dapat segera dipasarkan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Melalui kerja sama dengan Bulog, kami berharap hasil panen petani dapat terserap dengan baik dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” kata Aji.
Ia menjelaskan, keterlibatan kepolisian dalam program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pangan.
Selain membantu proses penyerapan, kepolisian juga berupaya mendorong masyarakat agar terus mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan.
“Penyerapan ini bukan hanya membantu petani, tetapi juga mendukung ketersediaan stok pangan nasional,” jelasnya.
Aji menilai sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian masyarakat, terutama di wilayah perdesaan seperti Kecamatan Pasirwangi.
Baca Juga:Pentingnya Olahraga bagi Kesehatan Mental: Perspektif Filsafat PsikologiMusim Kemarau, Warga Harus Waspadai Potensi Kebakaran
Karena itu, diperlukan kolaborasi antara petani, pemerintah, Bulog, kepolisian, dan pemangku kepentingan lainnya agar hasil pertanian dapat dikelola dan dipasarkan secara optimal.
Penyaluran 5.000 kilogram jagung tersebut juga menjadi bagian dari program pendampingan ketahanan pangan yang dilakukan Polres Garut melalui jajaran kepolisian sektor.
Program tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan produksi, membantu penyerapan hasil panen, serta menjaga stabilitas pasokan pangan di Kabupaten Garut.
Aji berharap kerja sama dengan Bulog dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak hasil pertanian masyarakat Pasirwangi yang terserap melalui jalur resmi.
“Sinergi ini harus terus dijaga agar petani memperoleh manfaat, sementara kebutuhan stok pangan masyarakat juga tetap tersedia,” pungkasnya. (*)
