Terkendala Lahan, Desa Mekarmukti Kesulitan Bangun Kantor KDMP

Kepala Desa Mekarmukti, Kecamatan Talegong, Ropana. (Feri/Radar Garut)
Kepala Desa Mekarmukti, Kecamatan Talegong, Ropana. (Feri/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Sejumlah desa di Kabupaten Garut masih menghadapi kendala dalam merealisasikan pembangunan kantor dan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Salah satu hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan lahan yang memenuhi persyaratan pembangunan.

Kondisi tersebut salah satunya dialami Pemerintah Desa Mekarmukti, Kecamatan Talegong. Hingga saat ini, desa tersebut belum memiliki lahan yang dinilai representatif untuk pembangunan kantor dan gerai KDMP.

Kepala Desa Mekarmukti, Ropana, mengatakan bahwa lahan carik desa yang tersedia memiliki sejumlah keterbatasan, baik dari sisi lokasi, akses, maupun luasannya.

Baca Juga:Kasus DBD di Garut Turun Tajam, dari 58 Menjadi Tiga Kasus165 Kebakaran Terjadi di Garut hingga 12 Juli 2026, Kerugian Tembus Rp12,16 Miliar

Menurutnya, lahan tersebut berada cukup jauh dari pusat aktivitas masyarakat sehingga dinilai kurang strategis. Selain itu, akses menuju lokasi juga belum memadai karena kondisi jalan yang masih kurang baik.

Carik Desa Belum Memenuhi Ketentuan

Di sisi lain, luas lahan carik yang dimiliki desa juga belum memenuhi ketentuan pembangunan KDMP yang mensyaratkan lahan seluas sekitar 600 meter persegi.

“Ya luasnya kan harus 600 meter persegi, kalau lahan carik cuma 300 atau 400-an,” ujarnya.

Sebagai alternatif, Ropana mengusulkan skema tukar guling lahan carik desa dengan lahan milik masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi solusi agar desa memperoleh lahan yang lebih luas dan berada di lokasi yang lebih strategis.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keputusan mengenai pembangunan KDMP, termasuk mekanisme penyediaan lahannya, tetap berada di tangan pemerintah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ropana berharap pemerintah dapat memberikan solusi terbaik agar pembangunan kantor dan gerai Koperasi Desa Merah Putih di Desa Mekarmukti tetap dapat direalisasikan sehingga manfaat program tersebut dapat segera dirasakan oleh masyarakat. (*)

0 Komentar