GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Pendidikan sebelumnya telah melantik dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 118 kepala sekolah baru untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Meski demikian, hingga kini masih terdapat ratusan sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif.
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Iwan Riswandi, mengatakan jumlah kekosongan kepala sekolah definitif di jenjang SD dan SMP saat ini masih mencapai lebih dari 300 sekolah atau mendekati 400 sekolah.
“Kalau kekosongan kepala sekolah sekitar 300 lebih, hampir 400 untuk SD dan SMP,” ujarnya.
Baca Juga:Pemkab Garut Pastikan Penyewaan Lahan untuk Koperasi Merah Putih Sesuai AturanFagar Garut Minta Kejelasan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu
Kebutuhan Paling Banyak untuk Sekolah Dasar
Menurut Iwan, kebutuhan kepala sekolah definitif saat ini paling banyak terjadi di jenjang SD. Sementara untuk SMP, sebagian besar jabatan kepala sekolah telah terisi.
“Kalau untuk SMP sudah relatif terpenuhi. Sedangkan yang masih banyak itu di SD, kurang lebih masih ada 300-an sekolah yang dijabat oleh pelaksana tugas (Plt),” katanya.
Ia berharap proses pengisian jabatan kepala sekolah definitif dapat segera diselesaikan tanpa harus melalui mekanisme rotasi, sehingga fokus langsung pada pengisian sekolah-sekolah yang masih kosong.
“Saya berharap dalam tiga minggu ini secepatnya selesai pengisian. Langsung saja ke pengisian kepala sekolah yang kosong, tidak perlu ada rotasi lagi,” harapnya.
Iwan menambahkan, saat ini proses pengisian kepala sekolah definitif masih berada pada tahapan seleksi.
“Sekarang masih dalam tahapan seleksi,” pungkasnya. (*)
