Rutan Garut Perkuat Fungsi Pengamanan, Karutan Tekankan Integritas Petugas

istimewa
Rutan Garut Perkuat Fungsi Pengamanan, Karutan Tekankan Integritas Petugas
0 Komentar

GARUT – Rutan Kelas IIB Garut menggelar rapat penguatan tugas dan fungsi pengamanan di Aula Rutan Garut, Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kepala Rutan Kelas IIB Garut, Muchamad Ismail.

Rapat itu diikuti Plh. Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), seluruh jajaran regu pengamanan, serta staf KPR. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan tugas sekaligus penguatan komitmen petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Garut.

Muchamad Ismail menekankan bahwa petugas pengamanan memiliki peran penting dalam memastikan seluruh proses pemasyarakatan berjalan tertib dan aman. Karena itu, integritas, loyalitas, disiplin, dan profesionalisme harus menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan tugas.

Baca Juga:Razia Rasa Tausiah di Singaparna, Pelanggar Ringan Diajak Merenung soal KeselamatanKemenag Bakal Tertibkan Pesantren Ilegal, Menag: Santri Harus Dilindungi

Ia mengingatkan seluruh jajaran agar tidak memandang tugas pengamanan sebagai rutinitas semata. Menurutnya, setiap petugas harus memiliki kepekaan, kewaspadaan, serta kemampuan membaca potensi gangguan sejak dini.

“Keamanan merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pemasyarakatan. Karena itu, saya berharap seluruh jajaran terus menjaga integritas, saling mengingatkan, terbuka dalam menyampaikan masukan, dan melaksanakan tugas sesuai ketentuan. Dengan komunikasi yang baik, kita dapat terus memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Garut,” ujar Muchamad Ismail.

Muchamad Ismail juga menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan prosedur, tetapi juga oleh sikap dan tanggung jawab petugas di lapangan.

Ia meminta seluruh jajaran menjalankan standar operasional prosedur secara konsisten, memperkuat koordinasi antarpersonel, serta menjaga komunikasi yang terbuka antara pimpinan dan anggota.

Menurutnya, setiap kendala dalam pelaksanaan tugas harus segera disampaikan agar dapat dicarikan solusi bersama. Dengan begitu, potensi gangguan keamanan dapat dicegah lebih awal dan tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Sementara itu, Plh. Kepala KPR memberikan penguatan mengenai optimalisasi pelaksanaan tugas pengamanan. Penguatan tersebut mencakup peningkatan pengawasan, kedisiplinan administrasi, konsistensi pelaksanaan SOP, serta langkah deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban.

Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Dalam forum tersebut, jajaran regu pengamanan menyampaikan berbagai masukan, kendala, serta usulan terkait pelaksanaan tugas sehari-hari di lapangan.

0 Komentar