GARUT – Rangkaian Upacara Adat Larung Saji Hajat Laut Rancabuaya Tahun 2026 di kawasan objek wisata Cilame, Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, berlangsung aman dan kondusif, Minggu (12/7/2026).
Kapolsek Caringin, IPTU Indra Koncara mengatakan bahwa jajaran polres Garut menerjunkan personel pengamanan untuk memastikan prosesi adat tahunan masyarakat pesisir tersebut berjalan tertib.
“Kegiatan ini menjadi salah satu tradisi warga sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil laut sekaligus bentuk pelestarian budaya lokal di wilayah selatan Garut,” katanya.
Baca Juga:Rutan Garut Perkuat Fungsi Pengamanan, Karutan Tekankan Integritas PetugasRazia Rasa Tausiah di Singaparna, Pelanggar Ringan Diajak Merenung soal Keselamatan
Ia menyebut bahwa sejumlah personel dari Satpolairud serta jajaran polsek wilayah selatan turut dilibatkan, mulai dari Polsek Cisewu, Talegong, Cibalong, Pameungpeuk, Cikelet, Bungbulang, hingga Cihurip.
Selain unsur kepolisian, kegiatan tersebut juga dihadiri dan didukung berbagai instansi. Di antaranya Anggota DPR RI Komisi IV, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, panitia Hajat Laut, Camat Caringin, Danramil 1123 Cisewu bersama anggota, perwakilan Yonif TP 890, Satpol PP Kecamatan Caringin, Dinas Perhubungan, Babinpotmar TNI AL, Kepala Desa Purbayani, Pramuka Saka Bhayangkara Kecamatan Caringin, serta Balawista Rancabuaya.
Dalam pelaksanaannya, petugas ditempatkan di sejumlah titik untuk mengatur arus masyarakat, menjaga keamanan lokasi, serta memastikan wisatawan dan warga dapat mengikuti prosesi adat dengan nyaman.
Indra mengapresiasi seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga agar kegiatan adat yang juga menjadi daya tarik wisata itu dapat berjalan lancar.
“Berkat sinergitas seluruh unsur pengamanan, rangkaian Upacara Adat Larung Saji Hajat Laut Rancabuaya Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran aparat kepolisian bersama unsur terkait bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga mendukung keberlangsungan tradisi masyarakat pesisir Rancabuaya.
“Kami berharap kegiatan budaya seperti Larung Saji Hajat Laut dapat terus berjalan dengan aman, tertib, dan menjadi bagian dari kekayaan wisata budaya Kabupaten Garut,” katanya. (*)
