Sementara, Sekretaris Umum PP Persis, Haris Muslim menegaskan bahwa Persatuan Islam memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. Hal tersebut didukung oleh jaringan organisasi yang tersebar luas serta banyaknya lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Persis.
“Karena persatuan Islam yang saat ini sudah ada 26 provinsi, mempunyai lebih dari 500 lembaga pendidikan mulai dari tingkat sekolah paud sampai pendidikan perguruan tinggi, mempunyai anggota atau aktivis yang ikut aktif terlibat dalam kegiatan persatuan Islam tidak kurang dari 10 juta orang, ini sejatinya menjadi potensi ekonomi yang luar biasa,” tegasnya.
Ketua PD Persis Kabupaten Garut, Gun Gun Abdul Basit menambahkan bahwa aspek ekonomi merupakan salah satu bidang garapan penting dalam organisasi Persatuan Islam selain pendidikan dan dakwah.
Baca Juga:Kabur ke Kalimantan, Buronan Kasus Pengeroyokan Akhirnya DitangkapTahan Imbang Persepam, Persigar Ukir Sejarah Lolos ke 16 Besar Liga 4 Piala Presiden 2026
Menurutnya, aktivitas ekonomi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian yang serius dalam upaya pemberdayaan umat.
“Dalam keseharian kita tidak lepas dari kegiatan ekonomi, nah berikutnya di jamnya sendiri, di jamnya Persis. Kita misalnya fokus garapan itu di bidang pendidikan dan dakwah, tetapi juga salah satu garapan di kita juga adalah ekonomi,” katanya. (*)
