RADARGARUT– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk Minggu, 14 Juni 2026.
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan karena potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang mengancam sejumlah wilayah di Indonesia sepanjang hari ini.
Menurut analisis BMKG, kondisi cuaca tidak stabil ini dipicu oleh terbentuknya sirkulasi siklonik di kawasan Selat Makassar. Fenomena tersebut memicu area konvergensi (pertemuan angin) yang memanjang hingga Kalimantan Timur, sehingga mempercepat pertumbuhan awan hujan yang tebal dan berpotensi menghasilkan curah hujan tinggi.
Baca Juga:Kejagung Dalami 26 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBGBos Motor Listrik Emmo Ikut Terseret Kasus Korupsi MBG, Jadi Tersangka Baru!
Selain itu, zona konvergensi juga terdeteksi di berbagai perairan strategis, termasuk Selat Malaka, perairan barat Sumatera Utara hingga Aceh, Laut Jawa, Sumatera Selatan, perairan selatan Jawa Barat hingga Banten, Laut Flores, Kalimantan Timur hingga Kalimantan Utara, Teluk Tomini, Laut Sulawesi, serta kawasan Papua.
BMKG juga mendeteksi daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut Andaman, bagian selatan Selat Makassar, Laut Sawu, Laut Timor, Laut Flores, Laut Banda, Laut Seram, dan Laut Arafura.
Kombinasi dinamika atmosfer ini sangat mendukung pembentukan awan cumulonimbus yang kuat, yang sering kali disertai hujan deras, kilat, dan petir.
Wilayah Berstatus Waspada Tinggi
Berdasarkan prakiraan terbaru, tiga wilayah masuk kategori waspada terhadap hujan lebat hingga sangat lebat:Sumatera UtaraJawa BaratMaluku Utara
Sementara itu, wilayah lain diprediksi mengalami hujan intensitas sedang hingga lebat yang tetap berpotensi mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama di wilayah barat Indonesia. Beberapa kota besar di bagian barat Tanah Air berisiko mengalami hujan disertai petir sepanjang hari.
Dampak dan Imbauan BMKG
Hujan lebat dan petir seperti ini dapat memicu berbagai dampak, mulai dari genangan air di perkotaan, banjir lokal, longsor di daerah pegunungan, hingga gangguan lalu lintas dan aktivitas penerbangan.
Di wilayah pesisir dan perairan, angin kencang juga berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut. BMKG mengimbau masyarakat untuk:
- Menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan deras dan petir sedang berlangsung.
- Tidak berteduh di bawah pohon tinggi atau tiang listrik.
- Memastikan saluran pembuangan air rumah tidak tersumbat.
- Masyarakat di daerah rawan longsor dan banjir agar selalu memantau informasi resmi BMKG.
- Pengguna jalan raya dan nelayan agar meningkatkan kewaspadaan.
