Meski demikian, warga masih berhasil menyelamatkan enam ekor domba dari kandang yang berada tidak jauh dari titik kebakaran. Akan tetapi, kandang domba tersebut tetap mengalami kerusakan berat karena ikut tersambar api.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian dengan menerjunkan tiga unit mobil pemadam. Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh isi rumah dilaporkan habis terbakar dan kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Baca Juga:Menag Libatkan 4.700 Pengawas Madrasah Kawal Kurikulum Berbasis CintaPengawasan Kepala Sekolah Disebut Jadi Kunci Sukses Sekolah Rakyat
Dari hasil pemeriksaan sementara petugas kepolisian, menurut Aben, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik atau hubungan arus pendek. Hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kebakaran tersebut.
“Dengan adanya kejadian ini, kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada instalasi listrik di rumah-rumah yang sudah lama digunakan atau berada di bangunan berbahan mudah terbakar,” pungkasnya. (*)
