Warga Garut Kehilangan Bansos, NIK Diduga Dipakai Untuk Judi Online

(Feri/Radar Garut)
Adang (66) Warga Kampung Dangdeur, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. (Feri/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Masyarakat diimbau lebih waspada terhadap penyalahgunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK), terutama yang dikaitkan dengan aktivitas judi online.

Pasalnya, dugaan penyalahgunaan data pribadi dapat berdampak serius, termasuk terhadap status penerima bantuan sosial (bansos).

Peristiwa tersebut dialami Adang (66), warga Kampung Dangdeur, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Ia mengaku kehilangan bantuan sosial yang sebelumnya pernah diterimanya setelah NIK miliknya diduga digunakan untuk aktivitas judi online oleh pihak lain.

Baca Juga:Keracunan MBG Kembali Terjadi Di Kadungora, Bupati Garut Minta SPPG Diedukasi BerkalaBupati Garut Pertimbangkan Usulan Gubernur Jabar Pengalihan Status Jalan Kabupaten Ke Provinsi

Menurut Adang, dirinya sempat menerima bantuan sosial sebanyak dua kali. Namun bantuan tersebut kemudian dihentikan karena NIK miliknya terdeteksi dalam sistem terkait aktivitas judi online.

“Saya pernah mendapatkan bantuan dua kali tapi dicabut lagi karena nomor NIK saya digunakan untuk judol,” ujar Adang.

Adang mengaku tidak mengetahui sama sekali terkait aktivitas judi online tersebut. Bahkan, ia menyebut dirinya tidak bisa menggunakan telepon genggam.

“Bujeng bujeng kana judol, bapak teh maen HP ge teu tiasa,” ujar Adang.

Kondisi tersebut dibenarkan oleh Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Mekarsari Kecamatan Bayongbong, Angki. Ia mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa, NIK milik Adang terdeteksi digunakan untuk aktivitas judi online oleh pihak lain.

Akibat temuan tersebut, kata Angki, Adang akhirnya dicoret dari daftar penerima bantuan sosial. Pemerintah desa sebenarnya telah mencoba mengajukan sanggahan dan pengusulan ulang kepada pemerintah pusat agar bantuan sosial Adang dapat dipulihkan.

Namun hingga saat ini, proses tersebut belum membuahkan hasil dan bantuan sosial yang bersangkutan belum kembali diterima.(Feri)

0 Komentar