Keracunan MBG Kembali Terjadi Di Kadungora, Bupati Garut Minta SPPG Diedukasi Berkala

(Rizka/Radar Garut)
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin. (Rizka/Radar Garut)
0 Komentar

GARUT – Puluhan masyarakat Desa Hegarsari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, sebelumnya dilaporkan keracunan setelah mengkonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengatakan bahwa hal tersebut sudah dibahas dan sudah ada laporan dari Dinas Kesehatan Garut.

“Ini juga salah satu yang kita bahas, kita diskusi tadi, dan ini sudah kita tangani, tapi masih ada yang di rumah sakit, tadi juga dari Dinkes dan kemarin juga saya sudah dapat laporannya,” ujarnya.

Baca Juga:Status Tanggap Darurat Bencana di Garut Diperpanjang, Penanganan Bencana Baru Rampung 70 PersenDistribusi Gas Melon Alami Pergeseran Jadwal Pengiriman Jelang Idul Adha

Syakur menyebutkan, keracunan MBG tersebut tengah ditangani, dan ini menjadi catatan penting bagi Korwil MBG agar tidak terjadi kembali.

“Ini terus kita diskusi, ini lagi di tangan ya, semoga tidak ada korban yang menderita lebih parah lah, semoga mereka segera kembali, tapi ini jadi catatan saya juga titip sama Ibu Korwil, supaya itu pembinaan dan kerjasama dengan teman-teman di sini,” sebutnya.

Menurutnya, keracunan tersebut diduga ada salah satu komoditi makanan yang tidak layak, sehingga tengah dilakukan pengecekan.

“Karena tadi diindikasikan, diduga ada satu komoditi makanan yang sebenarnya tidak boleh, tapi saya tidak tahu ya, cek seperti apa,” ungkapnya.

Ia berharap, agar ada edukasi secara berkala kepada setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar keracunan yang telah terjadi dapat teratasi dan tidak terjadi kembali ditempat lain.

“Nanti lebih ada edukasi ke teman-teman di SPPG ya, kita sama-sama bantu lah, karena menurut saya berat ya tugas Ibu itu, itu aja jadi semoga mereka teratasi semua,” pungkasnya. (*)

0 Komentar