GARUT – Jelang Idul Adha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, banyak bermunculan pedagang musiman hewan kurban yaitu kambing di berbagai titik dipinggir jalan di Kabupaten Garut.
Sehingga, hal tersebut menuai banyak perhatian masyarakat pengguna jalan, pasalnya kemungkinan kotoran atau bekas pakan nya berserakan dipinggir jalan.
Salah satunya datang dari masyarakat asal Kecamatan Tarogong Kidul, Malia Dewi, mengatakan bahwa pedagang musiman penjual hewan kurban sering ditemukan di pinggir jalan.
Baca Juga:Keracunan MBG Kembali Terjadi Di Kadungora, Bupati Garut Minta SPPG Diedukasi BerkalaBupati Garut Pertimbangkan Usulan Gubernur Jabar Pengalihan Status Jalan Kabupaten Ke Provinsi
“Ya saya kan tiap hari berjualan ya, otomatis selalu ke pasar Ciawitali, banyak tuh yang jualan kambing dari arah STM, terus ke pertigaan dekat SOR,” ujarnya.
Ia mengatakan, untuk mencari nafkah berjualan apapun dan dimana saja diperbolehkan, asal selalu memperhatikan kebersihan setelah berjualan.
“Karena kan ini pasti dilalui pejalan kaki, bahkan dilalui pengguna jalan, kalau banyak kotorannya kan mungkin merusak pemandangan juga,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Garut, Ganda Permana, mengatakan bahwa pedagang musiman hewan kurban selalu ada, dan diharapkan tidak mengganggu trotoar untuk pejalan kaki.
“Lebih tertib lah di lapangan biasanya diarahkan untuk tertib gitu ya, karena memang musiman gitu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak Satpol Pp akan berpatroli jelang Idul Adha untuk menertibkan para pedagang hewan kurban musiman dibeberapa titik.
“Ya diarahkan untuk tertib gitu nanti anggota di lapangan patroli, jadi agar tidak mengganggu keamanan atau tertiban masyarakat di lapangan,” pungkasnya. (*)
