GIKF 2026 Digelar Di Cisurupan Non APBD, Disparbud Garut Gencar Cari Bantuan Anggaran

(Rizki/Radar Garut)
Sejumlah Masyarakat Bermain Layang-layang di Jalan Suherman, Tarogong Kaler, Garut
0 Komentar

Disamping itu, Beni menejelaskan pihaknya pun berkolaborasi dengan pemerintah desa setempat untuk melakukan pelebaran jalan menuju Tepas Papandayan.

“Jadi salah satunya menunjang itu. Kolaborasi antara kita dengan pemerintah desa, karena anggaran kita sangat terbatas, termasuk pelebaran juga kan itu dilaksanakan oleh desa, gotong royong di sana swadaya masyarakat di sana untuk pelebarannya,” jelas Beni.

Dikatakan Beni, pihaknya juga mensupport untuk rabat jalan, dan untuk pelebarannya sekitar 3 meter, artinya 1,5 meter ke kanan dan ke kiri, hal tersebut untuk menunjang akses infrastruktur menuju Tepas Papandayan.

Baca Juga:Laga Penuh Sejarah, Harga Tiket Persib Vs Persijap MelonjakYudha Puja Turnawan Serap Aspirasi Perempuan Kepala Keluarga

Ia menambahkan, terkait peserta yang sudah daftar saat ini ada 16 Negara dengan Indonesia, ada beberapa perwakilan dari beberapa provinsi untuk mewakili Indonesia.

“Nah 16 dengan Indonesia itu, Indonesia kan bukan satu perwakilannya. Karena ada yang sudah jelas itu Bali, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Lampung, dengna Sulawesi Tengah kalau tidak salah, nah dengan Jawa Barat sendiri pasti ya,” tambahnya.

Ia menegaskan, festival layang-layang ini yang dimaksud ialah layang-layang hias, pelaksanaan digelar 5 hari, namun ada beberapa hari untuk layang-layang tradisional seperti layang adu.

“Nah nanti salah satunya juga karena ini 5 hari ada beberapa hari yang memang ini diperuntukkan untuk layang tradisional yang layang adu, kita kerjasama dengan Pelangi Jawa Barat dan Pelangi Garut. Jadi nanti ada 1-2 hari yang untuk eksibisi layangan adu, layangan tradisional,” tegasnya.

Mengenai fasilitas, di Tepas Papandayan yang akan diperbaiki ialah fasilitas toilet, sesuai evaluasi dari panitia pusat.

“Ya itu kan nanti BUMDes termasuk yang kemarin mendapat evaluasi dari Kepanitan Pusat kan salah satunya toilet ya, itu kan fasilitas yang sangat penting gitu ya,” lanjutnya.

Dengan begitu, Disparbud bekerjasama dengan BUMDes, KDMP, dan beberapa SKPD terkait seperti PUPR, Diskop UKM, dan para pelaku UMKM lainnya. (*)

0 Komentar